Menteri Pertahanan sekaligus calon presiden terpilih, Prabowo Subianto, telah mengajukan nama Destry Damayanti sebagai calon tunggal untuk posisi Gubernur Bank Indonesia (BI). Usulan ini disampaikan oleh Prabowo Subianto kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada hari Selasa, 16 Januari 2024.
Pengajuan ini merupakan langkah krusial dalam proses pergantian kepemimpinan di lembaga sentral perekonomian Indonesia. Destry Damayanti, yang saat ini menjabat sebagai Deputi Gubernur BI, diusulkan untuk menggantikan Perry Warjiyo yang masa jabatannya akan segera berakhir.
Dalam surat resmi yang dikirimkan, Prabowo Subianto menyatakan keyakinannya terhadap kompetensi dan pengalaman Destry Damayanti untuk memimpin Bank Indonesia. Usulan ini kemudian akan menjalani proses lebih lanjut di parlemen, termasuk uji kelayakan dan kepatutan oleh Komisi XI DPR RI.
Destry Damayanti memiliki rekam jejak yang panjang di sektor keuangan dan perbankan. Sebelum menjabat sebagai Deputi Gubernur BI sejak 2019, beliau pernah menduduki berbagai posisi penting, termasuk sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Anggota Dewan Komisioner OJK, serta Direktur Eksekutif di Dana Moneter Internasional (IMF) mewakili 12 negara Asia Tenggara.
Pihak DPR, melalui Ketua Komisi XI DPR RI, Sugiono, telah mengonfirmasi penerimaan surat usulan dari Prabowo Subianto. Sugiono menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menjadwalkan agenda rapat untuk membahas usulan tersebut. “Kami sudah menerima surat dari Pak Prabowo, calon tunggal dari pemerintah. Kami akan segera melakukan rapat untuk menentukan jadwal fit and proper test,” ujar Sugiono pada Selasa (16/1/2024).
Proses pengajuan calon Gubernur BI sendiri diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia, yang telah beberapa kali diubah. Dalam undang-undang tersebut, Presiden memiliki kewenangan untuk mengusulkan calon kepada DPR. Usulan calon tunggal ini menunjukkan adanya pertimbangan matang dari pemerintah terkait figur yang dianggap paling tepat untuk memimpin bank sentral di tengah dinamika ekonomi global maupun domestik.
Jika usulan ini disetujui oleh DPR, Destry Damayanti akan mencatat sejarah sebagai perempuan pertama yang memimpin Bank Indonesia. Hal ini tentu menjadi sebuah pencapaian penting dalam representasi perempuan di lembaga-lembaga strategis negara.
