Wednesday, 19 August 2026
BREAKING
OTOMOTIF

Potensi Produksi Motor Listrik Lokal 2 Juta Unit, Penyerapan Pasar Masih Minim

Oleh Emanuel August 19, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan industri kendaraan listrik, terutama sepeda motor. Kapasitas produksi motor listrik lokal bahkan disebut bisa mencapai dua juta unit per tahun. Namun, realisasi penyerapan pasar untuk kendaraan ramah lingkungan ini masih tergolong rendah.

Agus Gumiwang menyampaikan optimismenya ini saat membuka acara Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICV) 2023 di ICE BSD, Tangerang, pada Kamis (7/9/2023). Beliau menekankan bahwa Indonesia memiliki modal yang kuat untuk membangun industri kendaraan listrik, yang sejalan dengan target pemerintah untuk elektrifikasi kendaraan.

Lebih lanjut, Menteri Perindustrian membeberkan data mengenai kapasitas produksi motor listrik yang bisa dicapai oleh industri dalam negeri. “Kita punya kapasitas produksi motor listrik itu bisa 2 juta unit per tahun,” ujar Agus Gumiwang. Angka ini menunjukkan kesiapan industri otomotif Indonesia untuk bertransformasi ke arah kendaraan listrik.

Namun, di balik potensi produksi yang besar tersebut, tantangan utama terletak pada penyerapan pasar. Agus Gumiwang mengakui bahwa realisasi penyerapan motor listrik di dalam negeri masih belum optimal. Hal ini menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong adopsi kendaraan listrik oleh masyarakat.

Meskipun demikian, pemerintah terus berupaya menciptakan ekosistem yang kondusif bagi perkembangan industri kendaraan listrik. Berbagai insentif dan kebijakan strategis telah disiapkan untuk memacu pertumbuhan sektor ini. Diharapkan, dengan berbagai upaya yang dilakukan, potensi produksi motor listrik yang besar dapat terserap maksimal oleh pasar domestik, sekaligus berkontribusi pada target bauran energi dan pengurangan emisi.

Bagikan: Facebook X WhatsApp