Jakarta, 28 Juli 2026 – Tim beregu putra Polri, Polda Jambi, berhasil mengamankan satu tempat di babak perempat final Kapolri Cup 2026. Kemenangan diraih atas Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan skor tipis 2-1 dalam pertandingan babak 16 besar yang berlangsung hari ini.
Pertarungan sengit terjadi sejak awal. Pasangan ganda putra pertama Polda Jambi, Ari Susanto dan Mhd Syapiq, membuka kemenangan timnya dengan mengalahkan M. Rifqi Zaini dan Saufi Wardani dalam dua gim langsung, 21-17 dan 21-15. Namun, keunggulan Polda Jambi sempat tertahan di partai kedua.
Pasangan ganda putra kedua Polda Jambi, Ambok Asse dan Hardi, harus berjuang keras sebelum akhirnya membalikkan keadaan. Setelah kalah di gim pertama 16-21, mereka bangkit dan memenangkan dua gim berikutnya dengan skor 21-15 dan 21-16 melawan Fahriansyah dan Laode Usman. Skor imbang 1-1 membuat partai ketiga menjadi penentu.
Partai penentu berlangsung dramatis. Pasangan ganda putra ketiga Polda Jambi, Ariya Septiandika dan Zenda Nahri Julian, harus mengakui keunggulan Agus Supianur dan M Yahdil Ansar dari Polda Kalsel. Setelah kalah di gim pertama 15-21, mereka sempat memberikan perlawanan sengit dan memenangkan gim kedua dengan skor 21-19. Namun, di gim penentuan, pasangan Polda Kalsel kembali tampil dominan dan mengakhiri pertandingan dengan skor 21-16.
Kendati demikian, kemenangan di dua partai awal sudah cukup memastikan Polda Jambi melangkah ke babak delapan besar. Pemain Polda Jambi, Ari Susanto, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian timnya. “Alhamdulillah bisa masuk ke babak delapan besar, sampai di sini pastinya kami sudah berjuang maksimal dan untuk target kami harus lebih lagi dari ini,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pertandingan berjalan lancar sesuai rencana dan timnya akan terus mempersiapkan diri dengan maksimal untuk laga selanjutnya.
Senada dengan Ari Susanto, Mhd Syapiq juga menyatakan bahwa seluruh rangkaian pertandingan sejauh ini berjalan lancar tanpa kendala. “Sampai saat ini semuanya berjalan dengan lancar dan tanpa kendala apapun baik teknis maupun non teknis. Semoga bisa terus melaju dan besok bisa ke semifinal,” harapnya. Mhd Syapiq mengakui bahwa lawan bermain cukup cepat dan sempat mengalami kesulitan di gim pertama karena penyesuaian dengan kondisi lapangan, namun bersyukur mereka berhasil melewatinya.
