Pembalap KTM, Pol Espargaro, menggambarkan momen yang dialaminya saat balapan sprint MotoGP Aragon sebagai pengalaman yang “mengerikan”. Insiden tersebut terjadi ketika ia harus melewati motor Fabio Quartararo yang mengalami kerusakan mesin dan mengeluarkan asap tebal di tengah lintasan.
Peristiwa menegangkan itu terjadi pada lap ketiga dari balapan sprint, Minggu (3/9/2023). Espargaro, yang saat itu sedang berjuang di posisi terdepan, mendapati dirinya dihadapkan pada situasi berbahaya ketika motor Yamaha YZR-M1 milik Quartararo tiba-tiba berhenti dan mengeluarkan kepulan asap putih pekat.
“Saya pikir, ‘Oh Tuhan, apa ini?’ Karena asapnya sangat tebal,” ungkap Espargaro seperti dikutip dari Crash.net. “Saya tidak bisa melihat apa pun. Sulit untuk bernapas. Saya pikir saya akan menghilang.”
Espargaro menambahkan bahwa ia merasakan sedikit panik saat harus melewati motor Quartararo yang berasap. Ia khawatir akan keselamatan dirinya dan motornya, mengingat banyaknya serpihan yang mungkin bertebaran akibat ledakan mesin.
“Situasi itu sangat menakutkan. Saya belum pernah mengalami hal seperti itu, di mana saya benar-benar merasa seperti akan menghilang di lintasan,” jelas pembalap asal Spanyol ini. Ia bersyukur dapat melewati insiden tersebut tanpa insiden lebih lanjut.
Espargaro berhasil mengendalikan motornya dan melanjutkan balapan, meskipun pengalaman tersebut meninggalkan kesan mendalam. Insiden ini menjadi pengingat akan risiko yang dihadapi para pembalap di lintasan MotoGP, terutama ketika menghadapi situasi tak terduga seperti kerusakan mesin yang parah.
Fabio Quartararo sendiri harus mengakhiri balapan sprint lebih awal akibat masalah teknis pada motornya tersebut. Insiden ini tentu menjadi pukulan bagi Quartararo dalam upayanya meraih poin di seri Aragon.
