PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mengukuhkan komitmennya terhadap prinsip keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat dengan meraih empat penghargaan bergengsi dalam ajang Indonesia Sustainability Award (ISA) 2026. Apresiasi ini diberikan sebagai pengakuan atas upaya PNM dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui penyediaan layanan keuangan inklusif dan program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Keempat penghargaan yang berhasil diraih PNM meliputi ESG Leadership Excellence Award, ESG Excellence kategori BUMN, Inclusive Social Impact Award, dan Best ESG in Financial Services.
Maya Julianti, Ketua Penyelenggara ISA 2026, menggarisbawahi bahwa pencapaian PNM ini menjadi bukti nyata bagaimana prinsip keberlanjutan dapat diintegrasikan secara efektif ke dalam model bisnis. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan ini menunjukkan bahwa pertumbuhan perusahaan dapat berjalan seiring dengan pemberian manfaat signifikan bagi masyarakat luas. Implementasi ESG yang dilakukan PNM terbukti mampu menciptakan dampak sosial yang konkret, khususnya melalui program pemberdayaan dan inklusi keuangan yang dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama kaum perempuan prasejahtera di berbagai penjuru negeri.
Penghargaan ESG Leadership Excellence Award secara spesifik diberikan sebagai apresiasi atas kepemimpinan dan dedikasi kuat yang ditunjukkan oleh Direktur Utama PNM, Kindaris. Kepemimpinannya dinilai berhasil dalam menghadirkan layanan keuangan yang inklusif, sekaligus memastikan bahwa seluruh praktik bisnis perusahaan senantiasa berlandaskan pada prinsip pemberdayaan dan tata kelola yang baik. Komitmen ini menjadi pilar penting dalam strategi PNM untuk terus tumbuh sambil memberikan kontribusi positif.
Sementara itu, penghargaan ESG Excellence kategori BUMN diberikan atas konsistensi PNM dalam menjalankan praktik bisnis yang selaras dengan prinsip-prinsip ESG. Melalui beragam program pembiayaan dan pendampingan yang komprehensif, PNM dinilai mampu memberikan manfaat sosial yang berkelanjutan. Lebih dari itu, penghargaan ini juga mengakui penguatan peran PNM sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mendukung pembangunan ekonomi masyarakat, terutama di tingkat akar rumput.
PNM juga dianugerahi Inclusive Social Impact Award sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilannya dalam menyediakan akses pembiayaan dan program pemberdayaan bagi jutaan perempuan prasejahtera. Jangkauan program PNM bahkan telah merambah hingga ke pelosok-pelosok Indonesia, menunjukkan komitmennya untuk tidak meninggalkan segmen masyarakat yang paling membutuhkan. Dewan juri secara khusus mengapresiasi pendekatan pemberdayaan yang dijalankan PNM, yang tidak hanya berfokus pada penyediaan modal usaha, tetapi juga pada peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi para nasabah secara jangka panjang.
Lebih lanjut, penghargaan Best ESG in Financial Services menegaskan peran strategis PNM dalam sektor jasa keuangan. Penghargaan ini mengakui keberhasilan PNM dalam menyediakan layanan keuangan yang tidak hanya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai keberlanjutan dalam setiap lini proses bisnisnya. Ini menjadi penegasan bahwa sektor jasa keuangan memiliki peran krusial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkeadilan.
Direktur Utama PNM, Kindaris, dalam keterangannya menyatakan komitmennya untuk terus menjadikan prinsip ESG sebagai bagian integral dari strategi perusahaan. "Keberlanjutan tidak hanya kami wujudkan melalui tata kelola yang baik, tetapi juga melalui dampak sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat," ujarnya pada Sabtu, 20 Juni 2026. Pernyataan ini menegaskan bahwa PNM melihat keberlanjutan bukan sekadar kewajiban, melainkan sebagai inti dari misi sosial dan bisnisnya.
Pencapaian empat penghargaan di ISA 2026 ini semakin memperkuat posisi PNM sebagai lembaga keuangan nonbank terdepan. PNM tidak hanya berperan dalam menyediakan akses pembiayaan bagi segmen ultra mikro, tetapi juga menjadi motor penggerak pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang efektif, bahkan hingga ke wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal). Pendekatan yang mengedepankan inklusi, pendampingan yang intensif, serta fokus pada keberlanjutan telah terbukti mampu menciptakan keseimbangan yang harmonis antara kinerja bisnis yang sehat, dampak sosial yang signifikan, dan tata kelola perusahaan yang bertanggung jawab.
Indonesia Sustainability Award (ISA) sendiri merupakan ajang penghargaan yang diselenggarakan untuk mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang menunjukkan komitmen luar biasa dalam praktik keberlanjutan. Penilaian dalam ISA mencakup berbagai aspek ESG, mulai dari pengelolaan lingkungan, tanggung jawab sosial, hingga tata kelola perusahaan yang baik. Keberhasilan PNM dalam ajang ini mencerminkan bagaimana perusahaan dapat bertumbuh secara finansial sambil tetap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan. Hal ini sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan nasional dan global yang semakin menekankan pentingnya integrasi ESG dalam setiap aktivitas bisnis.











