Peserta konferensi internasional di Banyuwangi, Jawa Timur, mengaku terkesima dengan keramahan masyarakat setempat yang mereka nilai mencerminkan nilai-nilai Islami yang kental. Pengalaman positif ini menjadi sorotan utama selama pelaksanaan acara yang berlangsung baru-baru ini.
Keramahan yang ditunjukkan oleh warga Banyuwangi, mulai dari sambutan hangat hingga kesediaan membantu, meninggalkan kesan mendalam bagi para delegasi dari berbagai negara. Mereka mengapresiasi bagaimana nilai-nilai luhur tersebut terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, secara tegas menyatakan bahwa nilai-nilai keislaman merupakan fondasi utama dalam membangun tatanan masyarakat dan menjalankan roda pemerintahan di wilayahnya. Penegasan ini sejalan dengan apa yang dirasakan dan diamati oleh para peserta konferensi.
Menurut Bupati Ipuk, nilai-nilai keislaman bukan sekadar dogma agama, melainkan sebuah semangat yang diwujudkan dalam tindakan nyata. “Spirit utamanya adalah nilai-nilai keislaman yang kami jadikan sebagai pijakan dalam mewujudkan tatanan masyarakat dan tata kelola pemerintahan yang baik,” ujar Bupati Ipuk Fiestiandani.
Pernyataan ini memperkuat persepsi para peserta bahwa Banyuwangi bukan hanya menawarkan keindahan alam dan potensi pariwisata, tetapi juga kekayaan budaya dan spiritualitas yang tercermin dalam interaksi sosialnya. Kehangatan dan ketulusan masyarakat menjadi daya tarik tersendiri yang sulit dilupakan.
Salah seorang peserta konferensi, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan kekagumannya, “Kami sangat terkesan dengan keramahan masyarakat di sini. Rasanya seperti disambut oleh keluarga sendiri. Ini benar-benar mencerminkan nilai-nilai kebaikan yang diajarkan dalam Islam.”
Pengalaman ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi citra Banyuwangi di kancah internasional. Selain itu, keberhasilan penyelenggaraan konferensi internasional ini juga menandakan kesiapan Banyuwangi sebagai tuan rumah acara-acara berskala global, yang didukung oleh infrastruktur memadai dan keramahan penduduknya.
