Pesepakbola muda asal Australia, Cristian Volpato, kini tengah menghadapi penyelidikan serius setelah diduga positif menggunakan kokain. Dugaan ini muncul setelah Volpato dua kali dihentikan oleh pihak kepolisian terkait pelanggaran batas kecepatan saat berkendara.
Insiden pertama terjadi pada 18 Februari 2024, ketika Volpato, yang saat itu mengemudikan mobilnya di jalanan, dihentikan oleh polisi karena melanggar batas kecepatan. Dalam pemeriksaan lanjutan, sampel urine Volpato diambil dan hasilnya menunjukkan adanya jejak kokain.
Tidak berhenti di situ, beberapa hari kemudian, tepatnya pada 23 Februari 2024, Volpato kembali berurusan dengan polisi. Kali ini, ia kembali dihentikan karena melakukan pelanggaran serupa, yakni melampaui batas kecepatan yang ditentukan. Dari penangkapan kedua ini, polisi kembali menemukan kokain dalam tubuh Volpato.
Akibat temuan tersebut, Volpato kini menjalani proses penyelidikan yang lebih mendalam. Pihak kepolisian tengah berupaya mengumpulkan bukti-bukti tambahan untuk memperkuat dugaan kasus narkoba yang menjerat bintang muda ini.
Saat ini, penyelidikan masih terus berlangsung. Belum ada pernyataan resmi lebih lanjut dari pihak kepolisian maupun manajemen klub Volpato mengenai perkembangan kasus ini. Namun, dugaan positif kokain ini tentu menjadi pukulan berat bagi karier Volpato yang digadang-gadang memiliki masa depan cerah di dunia sepak bola.
