Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang yang berlokasi di Kuningan, Jakarta Selatan, kini telah kembali dibuka untuk publik. Peresmian ini dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menandai revitalisasi salah satu pusat literasi penting di ibu kota.
Kehadiran perpustakaan ini diharapkan dapat menjadi oase ketenangan dan sumber ilmu pengetahuan bagi masyarakat Jakarta, khususnya para pelajar dan pemerhati literasi. Suasana hening dan nyaman yang ditawarkan menjadi daya tarik tersendiri.
Dalam sambutannya saat peresmian, Gubernur Anung menekankan pentingnya peran perpustakaan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. “Perpustakaan bukan hanya tempat meminjam buku, tetapi juga pusat kegiatan intelektual dan budaya,” ujar Anung pada momen tersebut. Ia juga berharap agar Perpustakaan Nyi Ageng Serang dapat menjadi fasilitas yang dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh lapisan masyarakat.
Perpustakaan Nyi Ageng Serang sendiri telah lama dikenal sebagai salah satu perpustakaan yang memiliki koleksi beragam. Dengan penataan yang kini lebih modern dan ramah pengguna, diharapkan pengunjung dapat lebih mudah mengakses berbagai literatur yang tersedia. Fasilitas yang memadai, mulai dari ruang baca yang nyaman hingga akses digital, turut melengkapi keberadaan perpustakaan ini.
Pembukaan kembali perpustakaan ini disambut baik oleh para pegiat literasi dan masyarakat umum. Mereka mengapresiasi upaya pemerintah dalam menjaga dan mengembangkan sarana publik yang mendukung kegiatan edukasi dan pengembangan diri. Diharapkan, kehadiran Perpustakaan Nyi Ageng Serang yang baru dapat semakin meningkatkan minat baca dan kecintaan terhadap literatur di kalangan warga Jakarta.
