Saturday, 5 September 2026
BREAKING
DUNIA

Perlindungan Serigala Abu-abu Dicabut, Trump Sebut Demi Peternak, Aktivis Khawatir

Oleh Rini Widiyarti September 5, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang mencabut perlindungan federal bagi serigala abu-abu. Keputusan ini, yang diumumkan pada Kamis (10/12/2020), menuai pro dan kontra dari berbagai pihak. Trump mengklaim langkah ini akan membantu para peternak, namun para konservasionis menyuarakan keprihatinan mendalam atas potensi dampaknya terhadap upaya pemulihan populasi serigala.

Serigala abu-abu, yang sebelumnya dilindungi di bawah Endangered Species Act (ESA), kini tidak lagi masuk dalam daftar tersebut. Pencabutan status ini memungkinkan negara bagian untuk mengelola populasi serigala, termasuk melalui perburuan. Trump dalam pernyataannya menekankan bahwa keputusan ini merupakan respons terhadap keluhan dari komunitas peternakan yang merasa terancam oleh keberadaan serigala.

“Perlindungan ini telah menghambat para peternak dan petani kita, dan hari ini kita mengembalikannya kepada negara bagian dan masyarakat lokal,” ujar Trump saat acara penandatanganan di Gedung Putih, seperti dikutip dari Associated Press. Ia menambahkan bahwa langkah ini akan memberikan keseimbangan antara konservasi dan kebutuhan masyarakat lokal.

Namun, keputusan ini mendapat kritik keras dari kelompok-kelompok pelestari lingkungan. Mereka berpendapat bahwa serigala abu-abu masih membutuhkan perlindungan untuk memastikan kelangsungan hidup spesies mereka. Para konservasionis khawatir pencabutan perlindungan ini akan mengarah pada peningkatan perburuan dan peracunan serigala, yang dapat menghambat kemajuan signifikan yang telah dicapai dalam pemulihan populasi mereka.

“Mencabut perlindungan serigala abu-abu adalah kesalahan besar yang akan membahayakan upaya konservasi selama puluhan tahun. Ini adalah kemunduran besar bagi upaya pemulihan spesies,” kata Jamie Rappaport Clark, presiden dan CEO dari organisasi konservasi independen, Defenders of Wildlife. Ia menambahkan bahwa serigala abu-abu masih menghadapi berbagai ancaman, termasuk hilangnya habitat dan perburuan ilegal.

Sebelumnya, serigala abu-abu sempat hampir punah di Amerika Serikat bagian bawah pada awal abad ke-20. Namun, melalui program pemulihan yang intensif, populasi mereka mulai bangkit kembali di beberapa wilayah. Keputusan Trump ini berpotensi mengancam keberlanjutan pemulihan tersebut, terutama di wilayah-wilayah yang memiliki konflik historis antara satwa liar dan aktivitas manusia.

Bagikan: Facebook X WhatsApp