Pengadilan Tinggi Inggris membatalkan keputusan Dewan Kota Enfield yang memberikan izin pembangunan fasilitas latihan baru untuk Tottenham Hotspur Football Club di Whitewebbs Park, London Utara. Keputusan ini menghentikan rencana klub sepak bola tersebut untuk membangun akademi sepak bola wanita dan putri di lahan seluas 6,5 hektare.
Pembatalan ini terjadi setelah kelompok advokasi Guardians of Whitewebbs mengajukan gugatan, dengan argumen bahwa keputusan Dewan Kota Enfield untuk memberikan izin pembangunan di Whitewebbs Park tersebut melanggar hukum. Gugatan ini telah melalui persidangan di pengadilan pada bulan Juni lalu.
Lahan yang direncanakan untuk pembangunan akademi baru tersebut merupakan bagian dari Whitewebbs Park, sebuah area hijau publik yang menjadi perhatian utama kelompok Guardians of Whitewebbs. Mereka berpendapat bahwa penggunaan lahan taman untuk fasilitas komersial klub sepak bola tidak sesuai dengan statusnya.
Dalam putusannya, hakim Pengadilan Tinggi menyatakan bahwa keputusan Dewan Kota Enfield tidak memenuhi persyaratan hukum yang berlaku. Rincian lengkap mengenai dasar hukum pembatalan tersebut belum diuraikan secara mendalam, namun implikasinya adalah Tottenham Hotspur harus mencari lokasi alternatif untuk pengembangan akademi sepak bola wanita dan putri mereka.
Keputusan pengadilan ini menjadi pukulan bagi rencana ekspansi Tottenham Hotspur, khususnya dalam pengembangan tim sepak bola wanita dan putri mereka. Klub kini dihadapkan pada tantangan untuk menemukan solusi lain demi mewujudkan ambisi mereka dalam pembinaan atlet muda.
