Pemerintah Kota (Pemkot) Batam secara tegas mengarahkan fokus Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 pada peningkatan sektor layanan publik dan penanganan isu-isu lingkungan krusial. Langkah ini menunjukkan komitmen Pemkot untuk tidak bergantung sepenuhnya pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Alokasi anggaran yang direvisi ini akan diprioritaskan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat Batam. Sektor layanan publik menjadi garda terdepan dalam perencanaan ini, mencakup berbagai aspek fundamental yang menunjang kualitas hidup warga.
Perhatian khusus juga diberikan pada isu lingkungan yang semakin mendesak. Penanganan banjir, misalnya, akan menjadi salah satu fokus utama, seiring dengan upaya perbaikan sistem drainase dan mitigasi risiko. Selain itu, pengelolaan sampah yang efektif dan efisien juga masuk dalam daftar prioritas untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Sektor kesehatan juga tidak luput dari perhatian. Pemkot Batam berkomitmen untuk terus meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat. Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan kesejahteraan warga secara menyeluruh.
Lebih lanjut, perbaikan infrastruktur di berbagai wilayah Kota Batam juga diagendakan dalam perubahan APBD ini. Peningkatan kualitas jalan, fasilitas umum, dan sarana penunjang lainnya diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga dan mendukung aktivitas perekonomian lokal.
Dengan mengoptimalkan sumber daya APBD Perubahan 2026, Pemkot Batam berupaya memberikan solusi nyata bagi persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakatnya secara mandiri, tanpa harus terlalu mengandalkan kucuran dana dari pemerintah pusat.
