Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, yang diwakili oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, menegaskan komitmen kuat pemerintah untuk menjaga kesehatan, kredibilitas, dan keberlanjutan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun anggaran 2027. Pernyataan ini disampaikan dalam forum Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang menjadi penanda pentingnya menjaga fiskal negara.
Dalam presentasinya di hadapan parlemen, Airlangga Hartarto, atas nama Menkeu Purbaya, memaparkan bahwa proyeksi defisit anggaran untuk tahun 2027 diperkirakan berada pada angka yang terkendali, yaitu 2,40% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini mencerminkan upaya pemerintah untuk menjaga keseimbangan fiskal dan memastikan keberlanjutan anggaran di masa mendatang.
Lebih lanjut, Airlangga menjelaskan bahwa postur RAPBN 2027 dirancang dengan prinsip kehati-hatian (prudent) dan keberlanjutan (sustainable). Hal ini penting untuk merespons berbagai tantangan ekonomi global dan domestik yang mungkin timbul. Pemerintah berupaya menciptakan ruang fiskal yang memadai untuk membiayai program-program prioritas pembangunan, sekaligus memastikan bahwa utang negara tetap dalam batas yang aman dan dapat dikelola.
Pengelolaan fiskal yang prudent dan sustainable ini diharapkan dapat memberikan sinyal positif kepada investor domestik maupun internasional. Stabilitas makroekonomi yang terjaga melalui pengelolaan APBN yang baik akan menjadi pondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkualitas. Pemerintah juga menekankan pentingnya efisiensi belanja negara dan peningkatan kualitas pendapatan negara untuk mendukung pencapaian target-target pembangunan nasional.
Strategi yang akan ditempuh mencakup reformasi struktural untuk meningkatkan daya saing ekonomi, serta penguatan basis perpajakan melalui kebijakan yang berkeadilan dan efektif. Dengan demikian, RAPBN 2027 diharapkan tidak hanya mampu membiayai kebutuhan belanja negara, tetapi juga menjadi instrumen yang andal dalam mendorong transformasi ekonomi menuju Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.
