Jakarta – PT Pegadaian (Persero) secara konsisten memperkuat fondasi pengembangan sumber daya manusia (SDM) dengan langkah strategis terbaru: memberangkatkan tujuh karyawan terbaiknya untuk menempuh pendidikan magister (S2) di sejumlah universitas ternama dunia. Inisiatif ini bukan sekadar program beasiswa biasa, melainkan investasi jangka panjang yang dirancang untuk melahirkan talenta-talenta berwawasan global yang krusial bagi akselerasi transformasi bisnis perusahaan di masa depan.
Acara pelepasan para peserta Program Beasiswa Internal Jenjang Magister Luar Negeri Batch IV Tahun 2026 ini dilangsungkan dengan khidmat di Pegadaian Tower, Jakarta, pada Jumat (26/6) lalu. Melalui skema "Pegadaian Global Education & Mastery Scholarship", perusahaan memberikan dukungan penuh berupa beasiswa komprehensif kepada karyawan-karyawan terpilih, membuka jalan bagi mereka untuk mengejar pendidikan tinggi di kancah internasional.
Direktur Human Capital PT Pegadaian (Persero), Tribuana Tunggadewi, menegaskan bahwa program ini merupakan pilar penting dalam strategi Pegadaian untuk membentuk barisan pemimpin masa depan. Para pemimpin ini diharapkan memiliki kapasitas adaptif dan inovatif yang mumpuni untuk menghadapi dinamika perubahan industri yang semakin cepat dan kompleks. "Pegadaian Global Education & Mastery Scholarship merupakan wujud komitmen perusahaan dalam membangun future leaders yang berwawasan global, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan," ujar Tribuana dalam keterangan tertulis yang dirilis pada Selasa (30/6).
Lebih lanjut, Tribuana menjelaskan bahwa investasi pada pengembangan kapabilitas individu melalui pendidikan global akan membawa dampak ganda. Selain meningkatkan kompetensi personal para penerima beasiswa, pengalaman dan praktik bisnis internasional yang mereka serap diharapkan dapat diimplementasikan untuk mendorong inovasi dan pengembangan berkelanjutan di lingkungan Pegadaian. Perusahaan memandang langkah ini sebagai investasi strategis dalam human capital untuk memperkokoh daya saingnya, baik di tingkat nasional maupun global.
Tujuh talenta pilihan yang berhasil meraih beasiswa prestisius ini berasal dari beragam divisi strategis dan unit kerja di berbagai daerah. Keberagaman latar belakang ini mencerminkan komitmen Pegadaian untuk mengembangkan talenta di seluruh lini organisasi. Bidang studi yang mereka pilih pun sangat relevan dan diselaraskan dengan prioritas serta kebutuhan bisnis perusahaan ke depan. Ini mencakup disiplin ilmu krusial seperti hukum finansial, teknologi informasi, kecerdasan buatan (AI), hingga manajemen lingkungan. Pilihan bidang studi ini mengindikasikan antisipasi Pegadaian terhadap tantangan dan peluang di era digital serta keberlanjutan.
"Kami meyakini bahwa investasi pada human capital adalah investasi jangka panjang yang akan melahirkan talenta-talenta unggul, membawa pulang praktik bisnis terbaik dunia, memperkaya perspektif organisasi, serta mengakselerasi transformasi Pegadaian," tambah Tribuana, menggarisbawahi keyakinan perusahaan terhadap nilai strategis pengembangan sumber daya manusia. Melalui program ini, Pegadaian tidak hanya mengirimkan individu, tetapi juga "duta" yang akan menyerap pengetahuan dan budaya kerja terbaik dari institusi global.
Sebagai informasi tambahan yang mempertegas kualitas program ini, para peserta telah berhasil diterima di sejumlah perguruan tinggi terkemuka di dunia. Institusi-institusi pendidikan tinggi yang akan menjadi tempat mereka menimba ilmu antara lain Imperial College London di Inggris, University of Edinburgh di Skotlandia, Australian National University, dan University of Melbourne di Australia. Pilihan universitas ini menunjukkan standar tinggi yang ditetapkan Pegadaian dalam mencetak lulusan berkelas dunia.
Proses seleksi untuk program beasiswa ini dikenal sangat ketat dan komprehensif, berlangsung hampir satu tahun penuh, dimulai sejak April 2025 hingga Maret 2026. Tahapan seleksi dirancang untuk mengidentifikasi tidak hanya kecerdasan akademik, tetapi juga integritas dan potensi kepemimpinan para kandidat. Proses tersebut meliputi pemeriksaan administrasi dan rekam jejak kinerja yang cermat, tes kemampuan bahasa asing berstandar internasional untuk memastikan kesiapan adaptasi, asesmen etika dan potensi diri untuk mengukur karakter, wawancara mendalam dengan jajaran direksi, hingga berhasil memperoleh Letter of Acceptance (LoA) dari universitas tujuan.
Rangkaian seleksi yang berlapis ini memastikan bahwa setiap penerima beasiswa tidak hanya memiliki kapasitas akademik yang unggul, tetapi juga integritas moral dan kesiapan mental untuk menjadi representasi perusahaan di lingkungan akademik internasional. Mereka adalah cerminan dari nilai-nilai Pegadaian yang akan dibawa ke kancah global.
Keberangkatan para penerima beasiswa akan dilaksanakan secara bertahap, mulai dari bulan Juli hingga September 2026, menyesuaikan dengan kalender akademik masing-masing universitas. Pegadaian menaruh harapan besar bahwa pengalaman belajar di luar negeri ini akan menjadi katalisator penting. Diharapkan, pengalaman tersebut tidak hanya akan memperkuat kapasitas individu talenta internal perusahaan, tetapi juga secara signifikan mendukung peningkatan daya saing Pegadaian di tingkat nasional dan global, memastikan perusahaan tetap relevan dan progresif di tengah persaingan industri yang ketat.











