Pembalap muda KTM, Pedro Acosta, menyuarakan pandangan yang hati-hati mengenai harapan tim untuk kembali ke performa mesin MotoGP yang optimal di Sirkuit Aragon. Meskipun KTM tengah berupaya menyelesaikan masalah teknis yang menghambat, Acosta menegaskan bahwa solusi yang ditemukan bukanlah terobosan ajaib yang akan memberikan peningkatan signifikan dalam waktu singkat.
Acosta secara gamblang menyatakan bahwa perbaikan yang dilakukan pada mesin KTM RC16 tidak akan secara drastis mengubah peta persaingan. “Ini bukan sesuatu yang akan memberi kami tiga persepuluh detik,” ujar Acosta, merujuk pada perkiraan margin waktu yang bisa didapatkan dari peningkatan performa tersebut. Pernyataannya ini mengindikasikan bahwa tim masih memiliki pekerjaan rumah yang cukup besar untuk mengejar ketertinggalan dari para kompetitor terdepan.
Fokus KTM saat ini adalah mengembalikan performa mesin yang sempat terganggu. Namun, Acosta menekankan pentingnya ekspektasi yang realistis. Ia menyadari bahwa meskipun ada perbaikan, dampaknya mungkin tidak langsung terasa secara dramatis di lintasan. Pernyataan ini juga bisa diartikan sebagai upaya Acosta untuk meredam tekanan yang mungkin timbul akibat ekspektasi yang terlalu tinggi dari publik maupun internal tim.
Lebih lanjut, Acosta mengisyaratkan bahwa tantangan yang dihadapi KTM di MotoGP musim ini lebih kompleks daripada sekadar masalah performa mesin di satu sirkuit. Ia menyiratkan bahwa ada faktor-faktor lain yang perlu dievaluasi dan diperbaiki secara menyeluruh agar KTM dapat bersaing secara konsisten di papan atas. Sikap Acosta yang rendah hati dan realistis ini menunjukkan kedewasaannya dalam menghadapi situasi teknis yang menantang, serta fokusnya pada proses pengembangan jangka panjang daripada solusi instan.
