Wednesday, 9 September 2026
BREAKING
POLITIK

Operasi Hari Kedua: Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Selat Sunda Diperluas

Oleh Danu Ilham September 9, 2026 45 minutes lalu 0 komentar

Tim SAR Gabungan hari ini, Selasa (26/9/2023), melanjutkan upaya pencarian intensif terhadap lima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak di wilayah Perairan Selat Sunda. Pencarian yang memasuki hari kedua ini mengerahkan berbagai unsur dan peralatan canggih untuk memperluas jangkauan area pencarian.

Kelima jurnalis tersebut diketahui hilang saat sedang melakukan peliputan di sekitar Gunung Anak Krakatau. Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi pasti mengenai keberadaan mereka.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi dalam konferensi pers pada Senin (25/9/2023) mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan kehilangan kontak tersebut. “Kita sudah mendapatkan laporan dan langsung bergerak cepat,” ujar Henri. Ia menambahkan bahwa timnya berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memaksimalkan upaya pencarian.

Operasi pencarian hari kedua ini melibatkan sedikitnya 150 personel gabungan dari Basarnas, TNI Angkatan Laut, Kepolisian Perairan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten, serta unsur relawan lainnya. Selain personel, sejumlah alutsista (alat utama sistem persenjataan) juga dikerahkan, termasuk kapal patroli, RIB (Rigid Inflatable Boat), perahu karet, drone bawah air, serta helikopter.

Area pencarian yang diperluas mencakup wilayah perairan Selat Sunda yang lebih luas, mempertimbangkan kemungkinan arus laut membawa para jurnalis ke titik yang lebih jauh dari lokasi terakhir diketahui. Tim SAR berfokus pada sektor-sektor yang dinilai paling berpotensi berdasarkan analisis data cuaca dan pola arus terkini.

Saat ini, fokus utama tim SAR adalah menemukan kelima jurnalis dalam kondisi selamat. Keluarga para jurnalis yang hilang telah dihubungi dan diberikan informasi terkini mengenai perkembangan operasi pencarian. Basarnas mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan memberikan ruang bagi tim SAR untuk bekerja secara profesional.

Bagikan: Facebook X WhatsApp