Sunday, 23 August 2026
BREAKING
HIBURAN

Netflix dan AEG Digugat Band Metal AS atas Dugaan Pelanggaran Merek Dagang “Demon Hunters”

Oleh Danu Eko August 23, 2026 57 minutes lalu 0 komentar

Netflix dan AEG Presents menghadapi gugatan hukum dari band metal asal Amerika Serikat terkait dugaan pelanggaran merek dagang. Sengketa ini berpusat pada film animasi K-Pop berjudul “Demon Hunters” yang rencananya akan dirilis oleh Netflix.

Band metal yang bersangkutan, yang identitasnya menjadi kunci dalam gugatan ini, mengklaim bahwa penggunaan nama “Demon Hunters” untuk produk hiburan baru tersebut melanggar hak merek dagang yang telah mereka miliki. Gugatan ini diajukan di Pengadilan Distrik Amerika Serikat untuk Distrik Tengah California.

Menurut dokumen gugatan, band metal tersebut telah menggunakan nama “Demon Hunters” sebagai merek dagang mereka sejak tahun 2004. Mereka mengklaim telah membangun reputasi dan basis penggemar yang signifikan di bawah nama tersebut, terutama dalam komunitas musik metal. Peluncuran film animasi K-Pop dengan nama yang sama oleh Netflix dianggap berpotensi menimbulkan kebingungan di kalangan konsumen dan merusak citra serta nilai komersial merek dagang mereka.

Band metal tersebut menuntut ganti rugi finansial atas dugaan pelanggaran merek dagang tersebut. Selain itu, mereka juga meminta pengadilan untuk mengeluarkan perintah yang melarang Netflix dan AEG Presents untuk melanjutkan penggunaan nama “Demon Hunters” untuk film animasi K-Pop mereka dan produk terkait lainnya.

AEG Presents, sebuah perusahaan promotor acara hiburan terkemuka, juga turut terseret dalam gugatan ini. Perusahaan tersebut diduga terlibat dalam aspek distribusi atau promosi dari film animasi K-Pop tersebut, sehingga mereka dianggap turut bertanggung jawab atas dugaan pelanggaran merek dagang.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Netflix maupun AEG Presents belum memberikan pernyataan resmi terkait gugatan yang diajukan oleh band metal Amerika Serikat tersebut. Kasus ini masih dalam proses hukum dan perkembangan selanjutnya akan terus dipantau.

Bagikan: Facebook X WhatsApp