Muktamar ke-12 Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang digelar di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (Uhamka), Jakarta, pada 25-26 November 2023, menjadi momentum penting untuk memperkuat integritas dan karakter masyarakat Indonesia. Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Tapak Suci, Muhammad Afnan Hadikusumo, menegaskan bahwa perguruan bela diri ini memiliki peran lebih luas dari sekadar melatih fisik.
Afnan Hadikusumo dalam pidato pembukaannya menyampaikan bahwa Tapak Suci hadir untuk membentuk individu yang berakhlak mulia dan berintegritas. “Tapak Suci bukan hanya sekadar perguruan bela diri, tetapi juga wadah pembentukan karakter dan penanaman nilai-nilai luhur,” ujarnya di hadapan para peserta muktamar.
Lebih lanjut, Afnan menjelaskan bahwa filosofi Tapak Suci sangat selaras dengan ajaran Islam, yang menekankan pentingnya keseimbangan antara kekuatan fisik, ketajaman spiritual, dan keluhuran budi pekerti. Hal ini diharapkan dapat melahirkan pendekar yang tidak hanya tangguh dalam bela diri, tetapi juga kuat dalam iman dan berakhlak mulia.
Kegiatan yang dihadiri oleh ribuan kader Tapak Suci dari berbagai daerah di Indonesia ini juga menjadi ajang evaluasi dan perencanaan strategis organisasi. Dalam muktamar ini, dibahas berbagai agenda penting, termasuk laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penetapan program kerja untuk periode mendatang. Fokus utama program kerja tersebut adalah bagaimana Tapak Suci dapat berkontribusi lebih optimal dalam membangun masyarakat yang berintegritas.
Wakil Ketua Umum PP Tapak Suci, Deni As’ari, menambahkan bahwa muktamar ini menjadi refleksi perjalanan Tapak Suci selama empat tahun terakhir. “Muktamar ini adalah sarana untuk mengevaluasi apa yang telah dicapai dan merumuskan langkah-langkah ke depan agar Tapak Suci semakin bermanfaat bagi persyarikatan, bangsa, dan negara,” ungkap Deni As’ari.
Dalam Muktamar ke-12 ini, terpilih kembali Muhammad Afnan Hadikusumo sebagai Ketua Umum PP Tapak Suci untuk periode 2023-2027. Terpilihnya kembali Afnan diharapkan dapat melanjutkan estafet kepemimpinan dalam upaya penguatan integritas dan karakter masyarakat melalui Tapak Suci.
