Perubahan besar akan menyambut para penggemar dan pebalap MotoGP mulai musim 2027. Regulasi baru yang mencakup penurunan kapasitas mesin menjadi 850cc dan pelarangan perangkat ride height, diprediksi akan mengembalikan esensi balap motor yang lebih murni, serta meningkatkan tingkat hiburan dalam setiap seri. Augusto Fernandez, pebalap penguji Yamaha, menjadi salah satu yang paling antusias menyambut era baru ini.
Menurut Fernandez, penurunan kapasitas mesin dari 1.000cc menjadi 850cc akan membuat motor MotoGP terasa lebih "seperti motor sungguhan". Pengalaman berkendara yang lebih natural ini, ditambah dengan hilangnya perangkat ride height yang telah mendominasi balapan sejak diperkenalkan pada 2019, akan mengembalikan kontrol penuh kepada sang pebalap. Fernandez menggambarkan sensasinya saat menguji prototipe motor 850cc di Brno pada 22 Juni lalu.
"Lebih terasa seperti motor sungguhan karena kami menggunakannya tanpa perangkat itu. Rasanya kembali mengendalikan motor itu sendiri, bukan hanya mengikutinya dan terjebak dengan perangkatnya," ujar Fernandez. Pengalaman ini membuatnya merasa lebih menikmati balapan, meskipun dengan sedikit pengurangan tenaga. "Lebih menyenangkan untuk dikendarai, tenaganya sedikit berkurang. Terasa kurang bertenaga tapi tidak signifikan. Namun, ini terasa lebih seperti motor yang alami dan asli," tambahnya.
Perubahan regulasi teknis ini bukan hanya soal mesin. Pergeseran ke ban baru dari Pirelli, yang akan menggantikan Michelin, juga dipandang sebagai faktor kunci peningkatan kualitas balapan. Fernandez meyakini ban baru ini akan memungkinkan para pebalap untuk saling bertarung lebih dekat tanpa risiko yang berlebihan, sebuah aspek yang terkadang sulit dicapai dengan ban Michelin saat ini, terutama dengan isu tekanan ban depan yang seringkali terlalu tinggi.
"Bagi kami sebagai pebalap, dan juga bagi Anda yang menonton, tingkat hiburan saya pikir akan meningkat karena kami bisa lebih bermain dengan motor," ungkap Fernandez. "Mungkin juga karena bannya. Tapi saya pikir kami bisa bertarung lebih dekat dan tanpa risiko. Sepertinya begitu. Kita lihat saja nanti," imbuh pebalap asal Spanyol tersebut.
Perannya sebagai pebalap penguji memberinya kesempatan unik untuk merasakan perbedaan fundamental antara dua merek ban tersebut. Fernandez seringkali harus beralih antara ban Michelin yang biasa digunakan dalam balapan dan ban Pirelli untuk pengujian motor 850cc. Perbedaan karakteristik ini membutuhkan adaptasi gaya berkendara yang signifikan.
"Saya perlu waktu sejenak untuk berpikir di mana saya berada dan apa yang sedang saya gunakan, karena ini sangat mengubah gaya berkendara, bannya benar-benar berbeda," jelas Fernandez. Ia menambahkan bahwa kedua merek ban tersebut memiliki pendekatan yang berbeda dalam pengembangannya. "Ada yang bisa dipercaya, ada yang tidak. Jadi saya harus mengingat ini, terutama di lap-lap awal," katanya.
Fernandez tidak menampik bahwa perbedaan karakteristik ban ini bahkan pernah membuatnya mengalami kecelakaan di musim ini. "Ya, pernah," akunya. Ia menjelaskan bahwa insting otomatis yang terbentuk dari kebiasaan menggunakan ban sebelumnya terkadang muncul, terutama di awal sesi balapan atau pengujian. "Terutama di akhir pekan balapan, Anda akan langsung fokus penuh sejak lap pertama. Tapi bagaimanapun, inilah kenyataannya, dan saya di sini untuk menikmatinya," tuturnya.
Selain perubahan pada motor dan ban, aspek aerodinamika juga terus berkembang. Fernandez sendiri akan mencoba paket aerodinamika baru pada motornya di seri MotoGP Belanda akhir pekan ini. Paket ini dirancang untuk paruh kedua musim ini dan menjadi bagian dari upaya pengujian yang dilakukan dengan ban Pirelli.
"Selama pengujian tahun ini, kami menggunakan ban yang berbeda, ban untuk tahun depan [Pirelli]," terangnya. "Jadi, ini sulit, bahkan jika Anda ingin mencoba atau menguji sesuatu, sulit untuk benar-benar membaca gambaran yang sebenarnya karena ini ban yang berbeda. Namun, ada beberapa hal yang bisa kami coba, kami uji, dan tentu saja kami membutuhkan sesuatu untuk tahun ini juga, tetapi tentu saja kami fokus pada tahun depan."
Fernandez menambahkan bahwa ia akan mencoba paket aerodinamika baru untuk paruh kedua musim ini. "Untuk akhir pekan ini, saya akan mencoba paket aero untuk paruh kedua musim. Inilah yang bisa kami lakukan selama pengujian dengan ban yang berbeda, hal-hal aero dan semacamnya," jelasnya. Ia berencana untuk menggunakan paket baru ini sepanjang akhir pekan balapan di Assen untuk mengumpulkan data.
"Untuk akhir pekan ini, saya akan mencoba balapan dengan paket baru, baik positif maupun negatif, saya akan mencoba menjalaninya sepanjang akhir pekan dan mengumpulkan data bagi tim untuk dianalisis dengan baik dan melihat apakah ada manfaatnya untuk sisa musim ini," pungkas Fernandez. Perubahan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan performa motor, tetapi juga memberikan pengalaman balapan yang lebih menarik dan kompetitif bagi semua pihak yang terlibat di MotoGP.











