Dua ruas tol baru, yakni Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Probowangi) dan Jakarta-Cikampek II Selatan (Japek II Selatan), segera beroperasi. Proyek infrastruktur ini diharapkan dapat memangkas waktu tempuh secara signifikan, terutama bagi para pelancong yang menuju Bali dan masyarakat yang beraktivitas antara Jakarta dan Bandung.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Danang Parikesit, mengungkapkan bahwa progres pembangunan tol Probowangi sudah mencapai 77,53%. Ia menargetkan bahwa ruas ini dapat segera diresmikan dan dibuka untuk umum pada bulan Desember 2024. “Kita targetkan Desember 2024 beroperasi,” ujar Danang dalam sebuah keterangan.
Tol Probowangi ini merupakan bagian dari proyek strategis yang menghubungkan Probolinggo hingga Banyuwangi. Dengan tersambungnya ruas ini, akses menuju Bali dari Jawa Timur akan menjadi jauh lebih cepat dan efisien. Perjalanan yang sebelumnya memakan waktu berjam-jam, kini diperkirakan hanya akan memakan waktu beberapa jam saja, seolah-olah Bali “sejengkal” dari daratan Jawa.
Selain itu, pembangunan tol Japek II Selatan juga terus dikebut. Progres konstruksi pada ruas ini dilaporkan telah mencapai 92,48%. Sama halnya dengan tol Probowangi, Japek II Selatan juga ditargetkan untuk dapat beroperasi pada bulan Desember 2024. “Progresnya sudah 92,48%, kita targetkan Desember 2024 beroperasi juga,” jelas Danang.
Tol Japek II Selatan akan menjadi alternatif penting untuk mengurai kemacetan lalu lintas di jalur Jakarta-Cikampek yang selama ini kerap padat. Keberadaan tol ini diharapkan dapat memberikan solusi bagi para komuter dan pelancong yang sering melakukan perjalanan antara ibu kota negara dan Bandung serta wilayah sekitarnya. Bye-bye macet, selamat datang kelancaran.
