Friday, 14 August 2026
BREAKING
MOTOGP

Andrea Iannone Ungkap Momen Krusial di Balik Kemenangan Bersejarah Ducati MotoGP 2016

Oleh Wibowo August 14, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Momen kemenangan bersejarah Andrea Iannone bersama Ducati di MotoGP 2016 ternyata menyimpan keputusan krusial yang diambil hanya beberapa menit sebelum balapan dimulai. Pembalap Italia itu bersama sang kepala mekanik, Marco Rigamonti, membuat pilihan ban belakang yang terbilang berani, sebuah keputusan yang diakui Iannone sebagai awal dari “perjuangan besar”.

Keputusan untuk menggunakan ban belakang jenis soft tyre ini diakui Iannone sebagai momen genting. “Kami memulai sebuah pertarungan besar,” ungkap Iannone, mengenang kembali momen tersebut. Keputusan ini, menurutnya, menjadi titik balik yang menentukan hasil balapan di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, pada 14 Agustus 2016.

Kemenangan Iannone di Austria pada tahun 2016 menjadi sangat spesial karena menandai kali pertama Ducati meraih podium tertinggi di kelas MotoGP sejak Casey Stoner melakukannya pada tahun 2007. Momen tersebut menjadi bukti kebangkitan pabrikan asal Borgo Panigale itu setelah rentang waktu yang cukup panjang.

Iannone menceritakan bagaimana ia dan Rigamonti sempat berdebat mengenai pilihan ban. “Saya ingat, kami baru saja menyelesaikan sesi pemanasan dan saya bertanya kepada Marco, ‘Bagaimana menurutmu, Marco? Ban apa yang akan kita gunakan?’ Dia menjawab, ‘Saya tidak tahu, Andrea, saya tidak yakin.’ Saya kemudian berkata, ‘Saya pikir kita harus menggunakan ban lunak,'” kenang Iannone.

Rigamonti, meski awalnya ragu, akhirnya menyetujui usulan Iannone. “Dia kemudian melihat saya dan berkata, ‘Oke, jika kamu yakin, maka kita akan menggunakan ban lunak.’ Itu adalah keputusan yang kami ambil hanya beberapa menit sebelum balapan dimulai,” jelas Iannone.

Keputusan tersebut terbukti sangat tepat. Iannone berhasil tampil dominan dan mengamankan kemenangan, sekaligus mengakhiri penantian panjang Ducati untuk kembali merasakan puncak podium di MotoGP. Kemenangan ini tidak hanya penting bagi Iannone dan Ducati, tetapi juga menjadi catatan sejarah dalam persaingan MotoGP.

Bagikan: Facebook X WhatsApp