Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengutarakan harapan agar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dapat meningkatkan kualitas komunikasinya dengan publik. Permintaan ini disampaikan menyusul adanya beberapa insiden yang menimbulkan persepsi publik terkait kinerja Kementerian PUPR.
Prasetyo Hadi menekankan pentingnya komunikasi yang efektif dan transparan, terutama dalam penyampaian informasi mengenai proyek-proyek strategis nasional. Menurutnya, komunikasi yang baik akan membantu publik memahami upaya pemerintah dalam pembangunan infrastruktur serta mencegah kesalahpahaman yang dapat merusak citra kementerian.
“Kita berharap Pak Basuki, sebagai Menteri PUPR, bisa lebih memperbaiki lagi cara berkomunikasinya. Terutama dalam menjelaskan kepada publik mengenai apa yang sedang dikerjakan, bagaimana progresnya, dan apa dampaknya bagi masyarakat,” ujar Prasetyo Hadi di Istana Negara pada hari Selasa, 12 Maret 2024.
Mensesneg menambahkan bahwa saat ini diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, dan komunikasi yang terbuka merupakan salah satu kunci utamanya. Ia menyadari bahwa Kementerian PUPR memiliki tanggung jawab besar dalam pembangunan infrastruktur yang masif di seluruh Indonesia, sehingga penting bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang akurat dan tepat waktu.
Lebih lanjut, Prasetyo Hadi menyarankan agar Kementerian PUPR dapat memanfaatkan berbagai kanal komunikasi yang ada, baik media konvensional maupun digital, untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat lebih teredukasi mengenai peran dan kontribusi Kementerian PUPR dalam pembangunan bangsa.
“Kita perlu memberikan informasi yang jelas dan lugas kepada masyarakat. Ini bukan hanya soal laporan, tapi bagaimana kita bisa membangun kepercayaan publik melalui komunikasi yang baik. Saya yakin, jika komunikasinya diperbaiki, persepsi publik akan jauh lebih positif,” pungkasnya.
