Thursday, 10 September 2026
BREAKING
POLITIK

Menkumham Yasonna Laoly Desak Penyelidikan Tuntas Teror Molotov di Kantor Komnas HAM Papua

Oleh Danu Ilham September 10, 2026 36 minutes lalu 0 komentar

Kantor Komnas HAM di Papua menjadi sasaran teror pelemparan bom molotov oleh orang tak dikenal (OTK) pada Rabu (27/3/2024). Peristiwa ini memicu kekhawatiran serius terhadap keselamatan petugas HAM, mendorong Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly untuk mendesak aparat kepolisian agar segera menuntaskan penyelidikan.

Menkumham Yasonna Laoly secara tegas meminta Kepolisian Daerah (Polda) Papua untuk tidak main-main dalam menangani kasus penyerangan terhadap institusi negara yang bertugas menjaga hak asasi manusia. “Saya minta Polda Papua untuk serius mengusut tuntas masalah ini,” ujar Yasonna Laoly di Jakarta, Kamis (28/3/2024).

Yasonna menekankan bahwa insiden ini bukan hanya sekadar pelemparan bom molotov biasa, melainkan sebuah bentuk teror yang mengancam keamanan dan independensi Komnas HAM, khususnya di wilayah Papua. Ia menyoroti pentingnya identifikasi pelaku dan motif di balik serangan tersebut agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

Lebih lanjut, Menkumham juga menggarisbawahi perlunya peningkatan kewaspadaan dan pengamanan di seluruh fasilitas Komnas HAM, terutama di daerah yang dinilai rawan. Keselamatan para petugas Komnas HAM yang bekerja di lapangan harus menjadi prioritas utama. “Kita harus memastikan mereka bisa bekerja dengan aman dan tanpa rasa takut,” tegasnya.

Pihak Komnas HAM sendiri telah melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian. Penyelidikan mendalam diharapkan tidak hanya mengungkap siapa pelaku pelemparan bom molotov, tetapi juga mengungkap jaringan atau pihak yang mungkin berada di baliknya. Tindakan tegas diharapkan dapat memberikan efek jera dan mengembalikan rasa aman bagi seluruh lembaga yang berjuang menegakkan hak asasi manusia di Indonesia.

Bagikan: Facebook X WhatsApp