Pangeran Harry dilaporkan merasa dipermalukan menyusul polemik yang menyelimuti kunjungannya ke Inggris. Istrinya, Meghan Markle, disebut turut merasakan pengalaman yang sama.
Kunjungan Harry ke Inggris pada awal Mei 2024 ini bertepatan dengan perayaan 10 tahun Invictus Games. Namun, kedatangannya kali ini diwarnai ketegangan, terutama terkait pertemuannya dengan keluarga kerajaan.
Sumber yang dekat dengan pasangan tersebut mengungkapkan bahwa Harry merasa kecewa karena tidak dapat bertemu dengan ayahnya, Raja Charles III, karena jadwal sang Raja yang padat. “Harry sangat berharap bisa bertemu dengan ayahnya, tetapi sayangnya itu tidak memungkinkan karena jadwal Raja yang sangat sibuk,” ujar sumber tersebut kepada The Mirror.
Perasaan kecewa ini tampaknya turut dirasakan oleh Meghan. Meskipun ia tidak ikut mendampingi Harry dalam kunjungan kali ini, ia dikabarkan merasa terhina atas situasi yang dihadapi suaminya. “Meghan merasa sangat sedih dan frustrasi melihat Harry diperlakukan seperti ini,” tambah sumber yang sama.
Ketegangan hubungan antara Harry dan keluarga kerajaan telah berlangsung sejak pasangan ini memutuskan untuk mundur dari tugas kerajaan pada awal 2020. Sejak saat itu, hubungan mereka dikabarkan memburuk, diperparah dengan berbagai pernyataan kontroversial yang mereka sampaikan di media.
Kunjungan Harry kali ini ke Inggris juga tidak disertai oleh pengamanan pribadi yang memadai. Hal ini menjadi sorotan tersendiri, mengingat statusnya sebagai anggota keluarga kerajaan. Harry dikabarkan telah mengajukan banding atas keputusan Kementerian Dalam Negeri Inggris yang menolak memberikan perlindungan keamanan negara selama kunjungannya.
Meskipun demikian, Pangeran Harry tetap menjalankan agendanya di Inggris, termasuk menghadiri acara Invictus Games. Ia dilaporkan tetap fokus pada misinya untuk mempromosikan acara yang didirikannya tersebut.
