Pelatih kepala RB Salzburg, Matthias Jaissle, menyatakan dirinya ‘sadar’ akan kekurangan yang dimiliki Newcastle United setelah timnya takluk 3-1 dalam pertandingan persahabatan melawan Everton. Kekalahan ini memberikan gambaran bagi Jaissle mengenai area yang perlu dibenahi oleh tim asuhan Eddie Howe tersebut.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Goodison Park pada Minggu (31/7/2022) waktu setempat, menjadi ajang evaluasi bagi kedua tim menjelang musim baru. Meskipun kalah, Jaissle melihat ada pelajaran berharga yang bisa diambil dari performa Newcastle, terutama terkait dengan transisi permainan dan organisasi pertahanan.
Jaissle, yang dikenal dengan pendekatan taktisnya yang matang, mengamati bagaimana Everton mampu mengeksploitasi celah dalam permainan Newcastle. “Kami menyadari beberapa hal yang perlu kami perbaiki setelah pertandingan ini,” ujar Jaissle kepada media usai laga. “Everton adalah tim yang solid dan mereka mampu menunjukkan kelemahan kami.”
Kekalahan ini tentu menjadi catatan penting bagi Newcastle United di bawah asuhan Eddie Howe. Meskipun masih dalam tahap pramusim, hasil negatif ini dapat menjadi motivasi tambahan untuk meningkatkan kualitas tim. Howe sendiri kemungkinan besar juga telah mengidentifikasi area yang perlu diperkuat sebelum liga bergulir.
Dalam laga tersebut, gol-gol Everton dicetak oleh Demarai Gray (2 gol) dan Dwight McNeil, sementara satu-satunya gol balasan untuk Newcastle dicetak oleh Miguel Almirón. Pertandingan persahabatan ini, meskipun bukan kompetisi resmi, tetap memberikan wawasan berharga mengenai kekuatan dan kelemahan tim.
Jaissle menambahkan, “Selalu ada hal positif yang bisa diambil, bahkan dari kekalahan. Kami akan menganalisis pertandingan ini secara mendalam dan memastikan kami belajar dari setiap momennya.” Pernyataannya menunjukkan bahwa fokusnya adalah pada pembelajaran dan perbaikan berkelanjutan, baik untuk timnya maupun dalam mengamati performa tim lawan.
