Saturday, 1 August 2026
BREAKING
POLITIK

Mata Air Sendang Wonosari, Urat Nadi Kehidupan Warga Kalidadap Bantul

Oleh Danu Ilham August 1, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Ratusan warga Dusun Kalidadap I, Desa Imogiri, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, masih sangat bergantung pada mata air Sendang Wonosari untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari. Keberadaan sendang ini menjadi urat nadi kehidupan bagi masyarakat setempat, terutama dalam menghadapi musim kemarau yang kerap melanda.

Sendang Wonosari, yang terletak di tengah-tengah dusun, telah menjadi sumber air utama bagi sekitar 80 keluarga di Kalidadap I. Air dari sendang ini digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari minum, memasak, hingga sanitasi. Ketergantungan ini semakin terasa ketika pasokan air dari sumber lain mulai menipis, menjadikan Sendang Wonosari penyelamat di kala sulit.

Salah seorang warga, Sugiman (50 tahun), menuturkan bahwa Sendang Wonosari telah dimanfaatkan secara turun-temurun oleh warganya. “Sejak dulu, kami memang mengandalkan sendang ini. Kalau sudah musim kemarau panjang, ya hanya dari sini sumber airnya,” ungkap Sugiman saat ditemui di lokasi, Selasa (20/6/2023).

Ia menambahkan bahwa kualitas air Sendang Wonosari cukup baik dan jernih, sehingga aman untuk dikonsumsi setelah diolah seperlunya. Warga biasanya menimba air langsung dari sendang untuk kemudian dibawa pulang dan direbus sebelum diminum. Kondisi ini menjadi bukti nyata betapa vitalnya peran Sendang Wonosari bagi keberlangsungan hidup masyarakat Kalidadap I.

Meskipun demikian, Sugiman dan warga lainnya berharap ada perhatian lebih dari pemerintah daerah terkait pengelolaan dan pelestarian Sendang Wonosari. Upaya menjaga kelestarian sendang ini penting agar pasokan air bersih dapat terus tersedia bagi generasi mendatang, terutama mengingat perubahan iklim yang semakin nyata dampaknya.

Pihak desa sendiri menyadari pentingnya keberadaan Sendang Wonosari. Kepala Dusun Kalidadap I, Bambang Setyawan, menyatakan bahwa pihaknya terus berupaya melakukan sosialisasi kepada warga mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar sendang. “Kami selalu mengingatkan warga untuk tidak membuang sampah atau limbah di sekitar sendang agar kualitas air tetap terjaga,” ujar Bambang.

Lebih lanjut, Bambang mengungkapkan bahwa pihaknya juga sedang menjajaki kemungkinan pengajuan bantuan untuk pembangunan infrastruktur pendukung, seperti talud pengaman sendang dan sistem perpipaan sederhana, guna mempermudah akses warga terhadap air bersih. Namun, ia mengakui bahwa proses tersebut membutuhkan waktu dan kajian lebih lanjut.

Kisah warga Kalidadap I dan Sendang Wonosari ini menjadi refleksi akan pentingnya menjaga sumber-sumber air alami di tengah tantangan krisis air bersih yang dihadapi berbagai daerah. Keberlanjutan Sendang Wonosari tidak hanya bergantung pada alam, tetapi juga pada kesadaran dan kepedulian masyarakat serta dukungan pemerintah.

Bagikan: Facebook X WhatsApp