Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengakui bahwa dirinya tidak mampu bersaing untuk meraih hasil maksimal dalam balapan MotoGP Inggris yang digelar di Sirkuit Silverstone pada hari Minggu (6/8/2023). Posisi ketujuh menjadi capaian terbaik yang bisa diraihnya dalam kondisi motor dan sasis yang ada.
Marquez, yang memulai balapan dari posisi keenam, mengungkapkan bahwa performa motornya belum memadai untuk bertarung di barisan depan. “Posisi ketujuh adalah hasil terbaik yang bisa kami dapatkan hari ini,” ujar Marquez setelah balapan, seperti dikutip dari laman resmi MotoGP. “Kami mencoba yang terbaik, tapi di beberapa area kami masih tertinggal.”
Keluhan Marquez bukanlah hal baru. Sejak awal musim, ia kerap menyuarakan kesulitan yang dihadapi tim Repsol Honda dalam mengembangkan motor RC213V agar mampu bersaing dengan pabrikan lain. Masalah traksi dan kecepatan di tikungan menjadi beberapa kendala utama yang dialami.
“Kami tidak memiliki kecepatan yang cukup di beberapa sektor, terutama di tikungan terakhir menuju garis start/finis,” jelas Marquez. “Ini adalah sirkuit yang menuntut kecepatan dan kami tidak bisa menutupi kekurangan tersebut.” Ia menambahkan bahwa timnya terus bekerja keras untuk mencari solusi, namun progres yang dicapai belum sesuai harapan.
Lebih lanjut, Marquez juga menyoroti performa para rivalnya yang semakin konsisten. “Para pembalap lain sangat kuat dan konsisten,” katanya. “Kami harus terus bekerja keras dan mencari cara untuk meningkatkan performa motor kami.”
Meskipun mengakui keterbatasannya di Silverstone, Marquez tetap optimistis untuk seri-seri berikutnya. “Kami akan terus belajar dari setiap balapan dan mencoba untuk menjadi lebih baik,” tutup pembalap asal Spanyol tersebut. “Fokus kami sekarang adalah mempersiapkan diri untuk balapan selanjutnya dan berharap bisa meraih hasil yang lebih baik.”
