Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengutarakan rasa frustrasinya usai sesi latihan bebas pertama MotoGP Misano 2023 pada Jumat (8/9/2023). Ia mengaku masih beradaptasi dengan motor RC213V di sirkuit tersebut, yang menurutnya memiliki karakteristik berbeda dengan Aragon.
Marquez secara spesifik menyoroti performa Marco Bezzecchi dari tim Mooney VR46 Racing yang tampil impresif dan menjadi pembalap tercepat pada sesi latihan tersebut. “Marco Bezzecchi rider yang harus dikalahkan di sini,” tegas Marquez saat konferensi pers, merujuk pada dominasi Bezzecchi yang menunggangi motor Ducati.
Lebih lanjut, Marquez menjelaskan bahwa sirkuit Misano membutuhkan gaya balap yang berbeda dibandingkan dengan sirkuit Aragon yang lebih familiar baginya. “Saya merasa sedikit kesulitan di sini, kami masih berjuang,” ungkap pembalap asal Spanyol itu. Ia menambahkan bahwa ada perbedaan signifikan antara karakter sirkuit Misano dengan Aragon, yang membuatnya belum menemukan ritme terbaik.
Perjuangan Marquez untuk menemukan performa optimal di Misano terlihat dari hasil latihannya. Ia berada di posisi kesembilan pada sesi latihan bebas pertama, terpaut 0.766 detik dari Bezzecchi yang mencatat waktu tercepat 1 menit 31.577 detik. Jarak waktu ini menunjukkan adanya tantangan yang harus diatasi Marquez dan timnya dalam beberapa sesi latihan mendatang.
Sementara itu, Bezzecchi sendiri menunjukkan performa yang menjanjikan di kandangnya sendiri. Pembalap asal Italia ini berhasil mengungguli para pesaingnya, termasuk pembalap pabrikan Ducati seperti Francesco Bagnaia dan Enea Bastianini. Kecepatan Bezzecchi di Sirkuit de Misano Marco Simoncelli ini menjadi sinyal kuat bahwa ia adalah salah satu kandidat kuat untuk meraih podium di seri kali ini.
Marquez berharap dapat menemukan solusi dan meningkatkan performanya menjelang sesi kualifikasi dan balapan utama. Ia bertekad untuk tetap kompetitif meski mengakui adanya kendala teknis dan adaptasi sirkuit yang masih perlu disempurnakan.
