Mantan pemain Liverpool, Jamie Carragher, kini menghadapi ancaman kebangkrutan setelah Direktorat Jenderal Pajak Inggris (HM Revenue and Customs – HMRC) mengajukan petisi kebangkrutan terhadapnya. Dokumen pengadilan menunjukkan bahwa petisi tersebut diajukan pada Rabu sore terkait tunggakan pajak yang belum terbayarkan.
Petisi kebangkrutan ini diajukan di Pengadilan Tinggi, sebuah langkah serius yang dapat berdampak signifikan pada aset dan reputasi mantan bek tim nasional Inggris tersebut. Hingga kini, belum ada rincian lebih lanjut mengenai jumlah pasti tunggakan pajak yang menjadi dasar pengajuan petisi ini.
Meskipun begitu, seorang perwakilan Carragher menyatakan bahwa permasalahan ini “akan segera terselesaikan.” Pernyataan tersebut memberikan sedikit gambaran mengenai upaya yang sedang dilakukan untuk mengatasi situasi ini.
Juru bicara HMRC dalam pernyataannya menekankan pendekatan suportif yang biasanya mereka ambil terhadap pelanggan yang memiliki utang pajak. “Kami mengambil pendekatan yang suportif dalam menangani pelanggan yang memiliki utang pajak dan melakukan segala upaya untuk membantu mereka yang berinteraksi dengan kami untuk keluar dari utang, seperti menawarkan rencana cicilan,” ujar juru bicara tersebut. “Kami hanya mengajukan petisi kebangkrutan sebagai upaya terakhir.”
Jamie Carragher, yang dikenal sebagai salah satu bek tangguh Liverpool dan pernah bermain untuk timnas Inggris, kini harus menghadapi tantangan finansial yang serius ini. Detail lebih lanjut mengenai kasus ini masih dinanti perkembangannya.
