Manajer Falkirk, John McGlynn, melontarkan kritik pedas terhadap Dundee United, menyebut tawaran yang diajukan klub tersebut untuk gelandang Brad Spencer sebagai sesuatu yang “memalukan”. Pernyataan ini disampaikan McGlynn menanggapi upaya Dundee United untuk merekrut pemain andalannya tersebut.
McGlynn secara tegas menyatakan bahwa Dundee United seharusnya merasa malu dengan nilai tawaran yang mereka ajukan. Ia berpendapat bahwa tawaran tersebut tidak mencerminkan nilai sebenarnya dari Brad Spencer sebagai pemain. Pernyataan ini datang di tengah ketegangan negosiasi antara kedua klub terkait transfer pemain berusia 23 tahun itu.
Lebih lanjut, McGlynn mengungkapkan kekecewaannya terhadap pendekatan Dundee United. “Saya pikir mereka seharusnya malu dengan tawaran yang mereka buat,” ujar McGlynn. “Itu bukan tawaran yang mencerminkan kualitas pemain yang kami miliki di sini.” Ia menambahkan bahwa standar yang diajukan Dundee United dalam negosiasi ini sangat rendah dan tidak sesuai dengan ekspektasi klubnya.
Brad Spencer sendiri telah menjadi pemain kunci bagi Falkirk, menunjukkan performa impresif yang menarik perhatian klub-klub lain. Kontribusinya di lini tengah sangat vital bagi timnya. McGlynn menekankan bahwa nilai Spencer jauh melampaui angka yang ditawarkan oleh Dundee United, dan klubnya tidak akan terburu-buru dalam mengambil keputusan terkait masa depan pemainnya.
Falkirk, menurut McGlynn, memiliki standar tersendiri dalam menilai aset pemainnya. Tawaran yang diajukan Dundee United dinilai tidak memenuhi standar tersebut. “Kami memiliki standar, dan tawaran ini tidak memenuhi standar kami sama sekali,” tegasnya. Ia berharap Dundee United akan mempertimbangkan kembali tawaran mereka dan mengajukan proposal yang lebih pantas jika memang serius ingin mendatangkan Spencer.
Hingga kini, negosiasi masih terus berjalan. Falkirk sendiri tampaknya belum berniat untuk melepas Spencer dengan mudah, terutama jika tawaran yang diajukan tidak sesuai dengan penilaian mereka terhadap sang pemain. Sikap tegas McGlynn mencerminkan komitmen klubnya untuk menjaga nilai aset pemain mereka dan tidak mudah tergiur dengan tawaran yang dianggap tidak layak.
