Monday, 10 August 2026
BREAKING
BERITA

Malagò Ungkap Alasan di Balik Keputusan Pelatih Timnas Italia: Bukan Sekadar Mancini, Ada Nama Pirlo dan Guardiola

Oleh Emanuel August 10, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Keputusan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) menunjuk Roberto Mancini sebagai pelatih timnas senior Italia pada Mei 2018 lalu ternyata menyimpan cerita tersendiri. Presiden FIGC, Gabriele Gravina, baru-baru ini membeberkan bahwa ada pertimbangan lain di balik penunjukan tersebut, termasuk kemungkinan mendatangkan Andrea Pirlo dan bahkan Pep Guardiola.

Gravina mengungkapkan bahwa Andrea Pirlo sempat dipertimbangkan untuk mengisi posisi pelatih timnas Italia. Namun, setelah melalui berbagai kajian, FIGC memutuskan untuk tidak melanjutkan opsi tersebut. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai faktor yang dianggap lebih sesuai dengan kebutuhan timnas saat itu.

“Kami berbicara dengan Andrea Pirlo, tapi kami memutuskan untuk tidak melanjutkannya,” ujar Gravina, tanpa merinci alasan spesifik di balik keputusan tersebut. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa ada evaluasi mendalam yang dilakukan sebelum akhirnya menetapkan pilihan pada Roberto Mancini.

Lebih lanjut, Gravina juga mengungkapkan bahwa FIGC pernah melakukan penjajakan dengan Pep Guardiola. Pelatih asal Spanyol yang kini menangani Manchester City itu sempat dihubungi untuk potensi membesut timnas Italia. Namun, pembicaraan tersebut tidak berujung pada kesepakatan.

“Kami juga berbicara dengan Pep Guardiola, tapi kami tidak mencapai kesepakatan,” tambahnya. Meski tidak ada detail lebih lanjut mengenai isi pembicaraan dengan Guardiola, fakta ini menunjukkan ambisi FIGC untuk membawa pelatih kelas dunia ke kursi kepelatihan timnas Italia. Namun, pada akhirnya, berbagai faktor membuat kolaborasi tersebut tidak terwujud.

Pilihan akhir jatuh pada Roberto Mancini, yang dinilai memiliki visi dan pengalaman yang dibutuhkan untuk memimpin Gli Azzurri. Di bawah kepemimpinan Mancini, timnas Italia berhasil bangkit dari kegagalan lolos ke Piala Dunia 2018 dan kemudian menjuarai Euro 2020. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa keputusan FIGC, meskipun melalui berbagai pertimbangan dan negosiasi dengan nama-nama besar lain, terbukti tepat.

Bagikan: Facebook X WhatsApp