Suporter tim nasional Malaysia menyuarakan protes keras atas keputusan Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) yang menaikkan harga tiket pertandingan semifinal Piala AFF 2026 secara signifikan. Kenaikan yang mencapai 70 persen ini memicu kemarahan dan kekecewaan di kalangan pendukung setia Harimau Malaya.
Keputusan FAM untuk menaikkan harga tiket semifinal Piala AFF 2026 menjadi sorotan utama. Kenaikan drastis ini dinilai memberatkan suporter, terutama mengingat kondisi fasilitas yang ada di Stadion Kuala Lumpur. Banyak yang berpendapat bahwa harga tiket yang tinggi tidak sepadan dengan pengalaman menonton yang ditawarkan.
Seorang suporter, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan kekecewaannya. “Kami sangat antusias mendukung timnas, tapi kenaikan harga tiket ini sangat memberatkan. Kami berharap FAM bisa mempertimbangkan kembali keputusan ini demi kenyamanan dan keterjangkauan bagi semua suporter,” ujarnya.
Kritik tidak hanya tertuju pada harga tiket, tetapi juga pada kualitas fasilitas Stadion Kuala Lumpur yang dianggap belum memadai. Keluhan mengenai kebersihan, kenyamanan tempat duduk, hingga aksesibilitas menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan suporter. Mereka merasa bahwa dengan harga tiket yang semakin tinggi, seharusnya FAM juga berupaya meningkatkan standar fasilitas stadion.
Menanggapi protes yang muncul, FAM belum memberikan pernyataan resmi terkait alasan kenaikan harga tiket tersebut. Namun, desakan dari suporter untuk meninjau kembali kebijakan ini terus menguat. Pertandingan semifinal Piala AFF 2026 dijadwalkan berlangsung pada tanggal yang belum ditentukan secara spesifik, namun suasana jelang pertandingan sudah diwarnai kontroversi.
Para suporter berharap ada dialog yang konstruktif antara FAM dan perwakilan suporter agar dapat ditemukan solusi terbaik. Mereka ingin memastikan bahwa pengalaman menonton sepak bola tetap dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat, tanpa terhalang oleh tingginya biaya tiket dan minimnya fasilitas yang memadai.
