Friday, 11 September 2026
BREAKING
BERITA

Laba Bersih PT Timah Meroket 805% Tembus Rp 2,71 Triliun di Semester I 2026

Oleh Emanuel September 11, 2026 1 hour lalu 0 komentar

PT Timah Tbk (TINS) melaporkan kinerja keuangan yang gemilang di paruh pertama tahun 2026. Laba bersih perusahaan tercatat melonjak tajam hingga 805%, mencapai angka Rp 2,71 triliun. Kenaikan signifikan ini merupakan hasil dari kombinasi pertumbuhan pendapatan yang solid dan penguatan harga timah di pasar global.

Manajemen PT Timah mengungkapkan bahwa pencapaian luar biasa ini tidak terlepas dari strategi yang telah diterapkan secara konsisten. Peningkatan volume penjualan diiringi dengan harga jual rata-rata yang lebih tinggi menjadi pendorong utama lonjakan laba. Selain itu, efisiensi operasional yang terus ditingkatkan juga turut berkontribusi dalam menjaga margin keuntungan perusahaan.

Secara rinci, pendapatan PT Timah pada periode Januari hingga Juni 2026 berhasil dibukukan sebesar Rp 14,45 triliun. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 41% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya. Peningkatan pendapatan ini didominasi oleh kontribusi dari penjualan produk timah.

Pergerakan harga timah global yang cenderung menguat menjadi angin segar bagi PT Timah. Rata-rata harga jual timah perusahaan pada semester I 2026 tercatat mencapai USD 29.000 per metrik ton. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata harga di semester I 2025 yang berada di kisaran USD 22.000 per metrik ton. Kenaikan harga ini memberikan dampak langsung pada peningkatan nilai penjualan dan profitabilitas perusahaan.

Direktur Utama PT Timah, Achmad Ardianto, dalam keterangan resminya pada Selasa (29/7/2026), menyatakan optimisme terhadap kinerja perusahaan. “Kami bersyukur atas pencapaian laba bersih yang sangat baik di semester I 2026. Ini menunjukkan ketahanan dan kemampuan kami dalam beradaptasi dengan dinamika pasar, serta efektivitas strategi yang kami jalankan,” ujar Ardianto.

Ardianto menambahkan bahwa PT Timah terus berupaya untuk mengoptimalkan seluruh lini bisnisnya, mulai dari eksplorasi, penambangan, hingga pengolahan dan pemasaran produk timah. Komitmen terhadap praktik penambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan juga menjadi prioritas utama perusahaan.

Lebih lanjut, perusahaan juga mencatat peningkatan pada laba kotor yang mencapai Rp 4,82 triliun, atau naik 255% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka ini mencerminkan kemampuan PT Timah dalam mengelola biaya produksi secara efektif di tengah fluktuasi harga komoditas.

Dengan performa yang solid di paruh pertama tahun 2026, PT Timah optimis dapat mempertahankan momentum positif ini hingga akhir tahun. Perusahaan terus berfokus pada inovasi produk, efisiensi operasional, dan strategi pasar yang adaptif untuk menghadapi tantangan dan peluang di masa mendatang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp