Kylian Mbappe dilaporkan telah melampaui dua megabintang sepak bola, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, dalam hal pendaftaran merek dagang. Keunggulan ini bukan terkait performa di lapangan hijau, melainkan dalam urusan perlindungan identitas komersial sang pemain di mata hukum.
Menurut laporan dari kantor berita AFP, Mbappe secara signifikan lebih dulu mendaftarkan namanya sebagai merek dagang dibandingkan dengan Messi dan Ronaldo. Ini menunjukkan langkah proaktif Mbappe dalam mengamankan aset intelektualnya di pasar global.
Data yang dirilis oleh Kantor Kekayaan Intelektual Uni Eropa (EUIPO) pada 14 Februari 2024 mengungkapkan bahwa Mbappe telah mengajukan pendaftaran merek dagangnya di 12 negara Uni Eropa. Pengajuan ini dilakukan pada tahun 2020.
Perbandingan dengan Messi dan Ronaldo menunjukkan perbedaan signifikan. Lionel Messi baru mengajukan pendaftaran merek dagangnya pada tahun 2016, namun baru mendapatkan persetujuan di 2021. Sementara itu, Cristiano Ronaldo, yang telah lama berkarier dan memiliki lini produk yang luas, baru mendaftarkan merek dagangnya pada tahun 2016 dan masih dalam proses persetujuan di beberapa negara.
Proses pendaftaran merek dagang Mbappe ini mencakup berbagai kategori produk, mulai dari pakaian, alas kaki, hingga aksesoris. Pengajuan ini didasarkan pada nama lengkapnya, Kylian Mbappe, serta nama panggilannya, ‘KM’.
Langkah ini mempertegas strategi bisnis Mbappe yang dinilai sudah matang di usianya yang masih muda. Ia seolah belajar dari seniornya dan mengambil langkah antisipatif untuk melindungi citra dan potensi komersialnya di masa depan. Dengan demikian, Mbappe tidak hanya unggul di lapangan, tetapi juga menunjukkan kecerdasan dalam mengelola aset non-teknisnya.
