Thursday, 27 August 2026
BREAKING
TEKNOLOGI

Konektivitas Internet Indonesia Jauh Tertinggal, Kominfo Ungkap 1.600 ISP Jadi Akar Masalah

Oleh Herfansyah August 27, 2026 59 minutes lalu 0 komentar

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kembali menyoroti kondisi konektivitas internet di Indonesia yang dinilai masih tertinggal dibandingkan negara lain. Sorotan ini muncul seiring dengan temuan adanya tantangan signifikan, mulai dari kualitas latensi yang buruk hingga struktur pasar yang sangat terfragmentasi dengan keberadaan ribuan penyedia layanan internet (ISP).

Menurut Kominfo, salah satu faktor utama yang menghambat peningkatan kualitas internet nasional adalah banyaknya jumlah ISP. Tercatat ada sekitar 1.600 ISP yang beroperasi di seluruh Indonesia. Struktur pasar yang demikian padat dan terfragmentasi ini, menurut Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kominfo, Usman Kansong, menjadi salah satu pekerjaan rumah besar yang sedang diupayakan solusinya.

Usman Kansong menjelaskan bahwa fragmentasi pasar ini memengaruhi berbagai aspek, termasuk efisiensi operasional dan kemampuan investasi dalam infrastruktur jaringan yang lebih memadai. Akibatnya, kualitas layanan seperti kecepatan dan stabilitas koneksi internet belum optimal, yang tercermin dari tingginya latensi di banyak wilayah.

Kominfo menyadari bahwa perbaikan kualitas konektivitas internet bukan hanya sekadar menambah kuota atau kecepatan, tetapi juga menyangkut fondasi infrastruktur dan regulasi yang lebih baik. Oleh karena itu, kementerian ini tengah menyiapkan serangkaian rencana perbaikan yang komprehensif untuk mengatasi berbagai tantangan tersebut.

Meskipun tidak merinci secara spesifik rencana perbaikan yang dimaksud, Kominfo menegaskan komitmennya untuk terus berupaya meningkatkan kualitas internet di tanah air. Fokusnya adalah menciptakan ekosistem digital yang lebih sehat, kompetitif, dan mampu memberikan layanan terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Bagikan: Facebook X WhatsApp