Saturday, 11 July 2026
BREAKING
DUNIA

Ketua Parlemen Iran Sampaikan Pesan Perlawanan: Kami Tak Akan Tunduk pada Kezaliman

Oleh Heni Maulidya July 11, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Ketua Parlemen Republik Islam Iran menyampaikan pesan tegas dan penuh semangat kepada Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia, Ahmad Muzani. Dalam pertemuan yang berlangsung khidmat di Iran, pimpinan parlemen Iran menegaskan bahwa rakyatnya tidak akan pernah menyerah pada segala bentuk kezaliman.

Pernyataan ini disampaikan saat Ketua MPR RI Muzani beserta delegasi resmi Indonesia menghadiri upacara pemakaman Ayatullah yang berduka. Kunjungan delegasi Indonesia ini menjadi momen penting untuk mempererat hubungan bilateral kedua negara sekaligus menyampaikan belasungkawa.

Pertemuan antara Muzani dan Ketua Parlemen Iran menjadi sorotan utama. Pimpinan legislatif Iran secara gamblang mengutarakan prinsip perjuangan rakyatnya dalam menghadapi penindasan. Ia menekankan bahwa semangat perlawanan terhadap ketidakadilan telah tertanam kuat dalam diri masyarakat Iran.

Ahmad Muzani, yang akrab disapa Muzani, menerima langsung pesan kuat tersebut. Ia mengapresiasi keteguhan dan semangat juang yang ditunjukkan oleh rakyat Iran. Kunjungan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi ajang dialog strategis antar parlemen.

Penyampaian pesan perlawanan ini terjadi di tengah suasana duka atas wafatnya Ayatullah. Kehadiran delegasi Indonesia menunjukkan solidaritas dan penghormatan terhadap tokoh besar Iran serta rakyatnya. Muzani sendiri didampingi oleh sejumlah anggota delegasi MPR RI dalam lawatan kenegaraan ini.

Muzani menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari undangan resmi yang diterima MPR RI. Tujuannya adalah untuk memperkuat hubungan persahabatan dan kerja sama antar Indonesia dan Iran, terutama di tingkat parlemen. Dialog yang terjalin diharapkan dapat membawa manfaat bagi kedua bangsa.

Lebih lanjut, Muzani menyampaikan bahwa Iran memiliki sejarah panjang dalam memperjuangkan kedaulatan dan menolak campur tangan asing. Semangat anti-kezaliman ini, menurutnya, patut menjadi inspirasi bagi negara-negara lain yang juga berjuang mempertahankan identitas dan kemerdekaannya.

Pesan dari Ketua Parlemen Iran ini menjadi resonansi kuat di tengah komunitas internasional. Keteguhan dalam menghadapi ketidakadilan adalah nilai universal yang dijunjung tinggi. Indonesia, sebagai negara besar yang juga memiliki sejarah perjuangan panjang, dapat memahami dan menghargai semangat tersebut.

Pertemuan ini juga menjadi kesempatan bagi kedua belah pihak untuk bertukar pandangan mengenai isu-isu regional dan global yang relevan. Harapannya, sinergi antar parlemen dapat terus ditingkatkan demi terciptanya perdamaian dan kesejahteraan bersama.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait