Kepala Badan Geologi (BGN), Sugeng Sudaryono, mengeluarkan peringatan keras terkait potensi penyalahgunaan program Dapur Masyarakat Bantuan Pemerintah (MBG). Beliau menginstruksikan agar setiap oknum yang mengaku memiliki hubungan pribadi, baik sebagai saudara, teman, maupun alumni, lalu mencoba meminta jatah program tersebut untuk dilaporkan. Hal ini ditegaskan untuk memastikan program MBG berjalan sesuai prosedur dan prinsip keadilan.
Sudaryono menekankan bahwa program Dapur MBG dirancang untuk membantu masyarakat tanpa memandang latar belakang hubungan personal. Oleh karena itu, segala bentuk upaya meminta perlakuan khusus atau jatah melalui koneksi pribadi harus ditindak tegas. Ia menegaskan, “Kalau ada yang ngaku-ngaku saudara, teman, atau alumni saya, lalu minta jatah dapur MBG, laporkan saja!” serunya, menggarisbawahi komitmennya terhadap integritas program.
Lebih lanjut, Kepala BGN menyatakan bahwa pelaksanaan program Dapur MBG harus mengutamakan kepatuhan pada aturan yang telah ditetapkan. Tidak boleh ada diskriminasi atau pemberian prioritas kepada individu atau kelompok tertentu berdasarkan kedekatan personal dengan pejabat. Semua pihak yang terlibat dalam pengelolaan dan distribusi program diharapkan menjunjung tinggi profesionalisme dan transparansi.
Instruksi ini diberikan sebagai respons terhadap kemungkinan adanya praktik-praktik yang dapat merusak tujuan mulia dari program Dapur MBG. Dengan mendorong pelaporan terhadap oknum-oknum yang mencoba melakukan manipulasi, Sudaryono berharap dapat mencegah potensi korupsi dan memastikan bahwa bantuan yang disalurkan benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan sesuai kriteria yang berlaku.
