Saturday, 18 July 2026
BREAKING
BERITA

KEK Kendal Perluas Lahan 1.000 Hektare untuk Menarik Investasi Baru

Oleh Emanuel July 18, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal di Jawa Tengah memperluas wilayahnya seluas 1.000 hektare. Ekspansi ini dilakukan dengan tujuan utama menarik gelombang investasi baru, terutama dari sektor industri dan pariwisata. Dengan penambahan lahan ini, KEK Kendal diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan kapasitasnya dalam menyambut para investor.

Perluasan lahan KEK Kendal ini telah resmi disetujui. Lahan tambahan seluas 1.000 hektare tersebut akan difokuskan untuk pengembangan berbagai klaster industri, termasuk industri pengolahan, manufaktur, dan sektor-sektor strategis lainnya. Selain itu, ada pula rencana pengembangan potensi pariwisata yang terintegrasi dengan kawasan industri.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyambut baik perluasan ini. Ia menyatakan bahwa KEK Kendal memiliki potensi besar untuk menjadi magnet bagi investasi. “Kita terus berupaya meningkatkan kapasitas KEK Kendal. Dengan tambahan 1.000 hektare, kita bisa menampung lebih banyak investor dan menciptakan lapangan kerja yang lebih luas,” ujar Ganjar Pranowo.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan KEK Kendal dapat menyerap investasi senilai Rp10 triliun dalam beberapa tahun mendatang. Angka ini diharapkan tercapai berkat adanya tambahan lahan yang lebih luas dan infrastruktur yang terus ditingkatkan. Selain itu, KEK Kendal juga menawarkan berbagai insentif bagi investor untuk kemudahan berusaha.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, juga memberikan apresiasi terhadap pengembangan KEK Kendal. Menurutnya, ekspansi ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional. “KEK Kendal punya prospek cerah. Dengan perluasan ini, kita harapkan bisa menarik investasi baru, khususnya dari negara-negara sahabat yang sudah menjajaki,” kata Airlangga Hartarto.

Airlangga Hartarto menambahkan bahwa ada sejumlah negara yang telah menunjukkan minat untuk berinvestasi di KEK Kendal, di antaranya adalah Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok. Kehadiran investor dari negara-negara tersebut diharapkan dapat membawa teknologi baru dan meningkatkan ekspor produk Indonesia. Perluasan lahan ini menjadi langkah strategis untuk memfasilitasi rencana investasi tersebut.

Dengan penambahan lahan seluas 1.000 hektare, KEK Kendal kini memiliki total lahan yang jauh lebih besar, memungkinkan pengembangan yang lebih komprehensif. Area baru ini akan dirancang untuk mendukung berbagai jenis industri, termasuk yang membutuhkan lahan luas untuk operasional. Kesiapan infrastruktur dan dukungan kebijakan menjadi kunci utama dalam menarik dan mempertahankan investor jangka panjang di KEK Kendal.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait