Puluhan ribu warga di pinggiran Reno, Nevada, Amerika Serikat, diperintahkan untuk segera mengungsi menyusul meluasnya kobaran api akibat kebakaran hutan yang terus menjalar. Situasi darurat ini memaksa otoritas setempat mengambil langkah evakuasi besar-besaran demi keselamatan ribuan jiwa.
Kebakaran hutan yang diberi nama ‘Oak Fire’ ini dilaporkan pertama kali terlihat di dekat Reno pada hari Senin, 18 Juli 2022. Sejak saat itu, api dengan cepat merayap dan mengancam kawasan pemukiman di sekitarnya. Data terbaru menunjukkan bahwa api telah menghanguskan sedikitnya 2.000 hektar lahan dan belum ada tanda-tanda terkendali.
Otoritas setempat, melalui Nevada Department of Transportation, telah mengeluarkan peringatan evakuasi wajib bagi ribuan rumah di beberapa wilayah. Area yang terdampak meliputi sebagian dari Washoe County, termasuk daerah yang berbatasan langsung dengan lokasi kebakaran. Para petugas pemadam kebakaran bekerja tanpa henti untuk mencoba memadamkan api yang diperparah oleh kondisi cuaca kering dan angin kencang.
Menurut Kepala Pemadam Kebakaran Washoe County, David Fogerson, hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa. Namun, ia menekankan bahwa ancaman terhadap properti dan keselamatan warga masih sangat tinggi. “Kami bekerja keras untuk melindungi rumah-rumah warga dan berusaha secepat mungkin mengendalikan api,” ujar Fogerson dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa, 19 Juli 2022. Ia menambahkan bahwa timnya dibantu oleh personel dari berbagai lembaga pemadam kebakaran di negara bagian tersebut.
Pemerintah daerah telah membuka beberapa tempat penampungan sementara bagi para pengungsi. Fasilitas seperti Reno-Sparks Livestock Events Center dan Spanish Springs Community Center disiapkan untuk menampung warga yang terpaksa meninggalkan rumah mereka. Petugas terus mengimbau masyarakat untuk mematuhi instruksi evakuasi dan mengikuti informasi terbaru dari pihak berwenang. Dampak jangka panjang dari kebakaran ini masih perlu ditinjau, namun fokus utama saat ini adalah memadamkan api dan memastikan keamanan seluruh warga yang terdampak.
