Friday, 11 September 2026
BREAKING
POLITIK

Karhutla Meluas di TN Tanjung Puting, Ancaman Serius bagi Orang Utan

Oleh Danu Ilham September 11, 2026 52 minutes lalu 0 komentar

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali mengganas di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah. Luasnya area yang terbakar menimbulkan kekhawatiran serius terhadap kelestarian habitat satwa dilindungi, terutama orang utan yang menjadi ikon kawasan ekowisata ini.

Data terbaru yang dihimpun menunjukkan bahwa karhutla telah melanda sejumlah titik di dalam kawasan Taman Nasional Tanjung Puting. Kondisi ini tak hanya mengancam keanekaragaman hayati, tetapi juga memperburuk kualitas udara di wilayah sekitarnya.

Menurut Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah, Indra Siswoyo, pihaknya terus berupaya memadamkan api yang membakar kawasan hutan tersebut. “Kami mengerahkan tim gabungan untuk melakukan pemadaman,” ujar Indra Siswoyo pada Kamis (21/9/2023).

Upaya pemadaman tidak hanya dilakukan secara darat, namun juga melibatkan teknologi modifikasi cuaca. “Kami juga melakukan water bombing dan teknologi modifikasi cuaca untuk membantu memadamkan api,” tambahnya.

Luasnya lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 500 hektare hingga saat ini. Angka ini terus bertambah seiring dengan meluasnya titik api yang sulit dikendalikan akibat kondisi cuaca yang kering dan angin kencang.

Karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting bukan kali pertama terjadi. Kawasan yang merupakan rumah bagi populasi orang utan terbesar di dunia ini kerap menjadi langganan kebakaran, terutama di musim kemarau panjang. Ancaman terhadap habitat orang utan semakin nyata ketika api melahap hutan yang menjadi sumber makanan dan tempat berlindung mereka.

Pemerintah melalui berbagai instansi terkait terus meningkatkan kewaspadaan dan upaya pencegahan karhutla. Namun, tantangan dalam memadamkan api di area yang luas dan sulit dijangkau tetap menjadi pekerjaan rumah besar bagi semua pihak.

Bagikan: Facebook X WhatsApp