Friday, 7 August 2026
BREAKING
POLITIK

Kapasitas HCU Terbatas, Kemenkes Ungkap Penyebab Pasien BPJS Tunggu 8 Jam di IGD RSCM Hingga Meninggal

Oleh Danu Ilham August 7, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara mengenai kasus Yurizal, seorang pasien BPJS yang dikabarkan harus menunggu selama delapan jam di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) sebelum akhirnya meninggal dunia. Juru Bicara Kemenkes, Muhammad Syahril, menjelaskan bahwa keterbatasan kapasitas ruang High Care Unit (HCU) menjadi faktor utama yang menyebabkan lamanya penanganan pasien tersebut.

Menurut Syahril, pada saat kejadian, seluruh tempat tidur di HCU RSCM sedang terisi penuh. “Kita tahu RSCM ini kan rumah sakit rujukan nasional, jadi pasiennya banyak, terutama yang kritis. Pada saat itu, memang HCU-nya sedang penuh,” ujar Syahril pada konferensi pers virtual, Selasa (17/10/2023).

Ia menambahkan bahwa meskipun pasien sudah berada di IGD, penanganan lebih lanjut di HCU memerlukan ketersediaan tempat. “Jadi, walaupun sudah di IGD, kalau HCU-nya penuh, mau tidak mau harus menunggu. Ini yang terjadi pada kasus pasien BPJS tersebut,” jelasnya.

Kemenkes memastikan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan di rumah sakit rujukan, termasuk RSCM. Upaya tersebut meliputi penambahan sarana prasarana serta peningkatan sumber daya manusia agar dapat melayani seluruh pasien, terutama yang membutuhkan penanganan intensif, secara optimal.

Syahril juga menekankan pentingnya sistem rujukan yang berjalan baik untuk meminimalisir penumpukan pasien di rumah sakit pusat. “Kami terus berbenah, termasuk dalam sistem rujukan agar pasien bisa ditangani di tingkat daerah atau provinsi terlebih dahulu jika memang kondisinya memungkinkan, sehingga beban rumah sakit rujukan nasional tidak terlalu berat,” pungkasnya.

Bagikan: Facebook X WhatsApp