Friday, 10 July 2026
BREAKING
TEKNOLOGI

Kampanye Video Pendek Sukses Dongkrak Popularitas Focallure dan Pinkflash, Lampaui Target 10 Kali Lipat

Oleh Herfansyah June 18, 2026 3 weeks lalu 0 komentar

Jakarta – Kolaborasi strategis antara brand kecantikan Focallure dan Pinkflash dengan platform video pendek SnackVideo menuai hasil gemilang. Kampanye digital yang digelar selama periode Ramadan tahun ini berhasil mendongkrak popularitas kedua brand, melampaui target eksposur hingga sepuluh kali lipat. Keberhasilan ini menegaskan efektivitas konten video pendek sebagai solusi pemasaran terpadu di era digital yang semakin dinamis.

Melalui berbagai format konten kreatif, Focallure dan Pinkflash berhasil menarik perhatian jutaan pengguna. Strategi utama yang diterapkan mencakup produksi mininovela atau serial mini, mini variety show, permainan interaktif, pengembangan filter kecantikan, penyelenggaraan tantangan (challenge), serta pemanfaatan kekuatan kreator konten dan key opinion leader (KOL). Keterlibatan selebritas ternama seperti Adul dan Komeng dalam mini series Ramadan 2023 menjadi daya tarik tambahan yang signifikan, terbukti mampu meningkatkan jumlah penayangan secara drastis.

Mike Luo, Vice General Manager Focallure dan Pinkflash, mengungkapkan rasa gembiranya atas respons positif yang diterima. Ia menyoroti bagaimana kampanye ini tidak hanya mendorong kreativitas para kreator digital dan KOL, tetapi juga berhasil membangun citra merek yang positif di benak konsumen. "Program mininovela dan mini variety show terbukti mampu melahirkan konten berkualitas yang berdampak pada persepsi konsumen terhadap brand kami," ujar Mike.

Lebih lanjut, Mike menjelaskan bahwa elemen sponsorship dalam program hadiah juga berperan penting dalam memperkenalkan produk unggulan mereka secara halus kepada audiens. Hal serupa terjadi pada kegiatan challenge yang turut berkontribusi pada lonjakan jumlah pengikut (follower). Kampanye yang berlangsung dari 30 Maret hingga 23 April 2023 ini mencatat total impresi mencapai 890 juta, sebuah angka fantastis yang melampaui estimasi awal sebesar 80 juta, atau tumbuh lebih dari 1.116 persen.

Tidak hanya impresi, jumlah unggahan konten (post) mencapai 260 ribu, yang menghasilkan lebih dari 800 juta interaksi. Dampak positif kampanye ini juga terasa pada performa penjualan, di mana Focallure dan Pinkflash berhasil menduduki peringkat tiga besar di marketplace Shopee. Hal ini menunjukkan adanya korelasi kuat antara keterlibatan di platform video pendek dengan peningkatan daya saing di ranah e-commerce.

Mike menambahkan bahwa survei internal menunjukkan preferensi masyarakat Indonesia terhadap konten video pendek sebagai sumber inspirasi riasan sehari-hari. "Ternyata masyarakat Indonesia lebih menyukai konten-konten dalam bentuk video singkat untuk memperoleh inspirasi makeup sehari-hari," ungkapnya. Penggunaan produk Focallure dan Pinkflash dalam video singkat tersebut berhasil memicu rasa penasaran audiens dan mendorong keinginan mereka untuk mencoba hasil riasan yang serupa.

Selain itu, Mike juga mengapresiasi efektivitas penggunaan game seputar kecantikan wajah dan beauty filter dalam memicu interaksi langsung antara brand dan pengguna, menciptakan kedekatan emosional yang lebih kuat. Inovasi-inovasi semacam ini menjadi kunci dalam membangun loyalitas pelanggan di tengah persaingan pasar yang ketat.

Teng Yee Kiong, Country Manager SnackVideo Indonesia, mengamini kesuksesan kampanye tersebut sebagai cerminan dari pesatnya perkembangan tren video pendek di Tanah Air. Ia menyatakan kebanggaan SnackVideo dapat berperan sebagai solusi pemasaran terpadu yang memfasilitasi pencapaian target bagi para brand. "SnackVideo sebagai platform konten video pendek turut gembira sekaligus bangga karena dapat berperan serta sebagai integrated marketing solutions yang memfasilitasi pencapaian tersebut," kata Teng Yee.

Perkembangan pesat video pendek di Indonesia diperkuat oleh laporan Indonesia Short Video White Paper 2023 yang dirilis oleh Ipsos. Laporan tersebut menggarisbawahi pergeseran signifikan dalam cara masyarakat Indonesia mengakses media, dengan video pendek menjadi pilihan yang semakin menonjol. SnackVideo sendiri tercatat sebagai aplikasi video pendek yang mengalami pertumbuhan pesat selama tiga tahun beroperasi di Indonesia, dengan tingkat pertumbuhan tahunan mencapai 318 persen dan berhasil menghimpun 43 juta pengguna aktif bulanan pada tahun 2022.

Menyambut berbagai momen perayaan mendatang, seperti Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, SnackVideo membuka lebar peluang kolaborasi bagi brand-brand yang ingin memanfaatkan platform ini untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan mencapai tujuan pemasaran mereka. Potensi besar dari konten video pendek menjadikannya kanal yang tak terlewatkan bagi para pelaku bisnis yang ingin relevan di era digital.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait