Johann Zarco mengawali kembalinya ke lintasan MotoGP dengan performa impresif di sesi Sprint Race. Meski harus menghadapi penalti double long lap pada balapan utama hari Minggu, pembalap Pramac Racing ini mengakuinya sebagai sebuah lelucon yang mungkin justru menguntungkan.
Zarco, yang baru saja pulih dari cedera, menunjukkan kecepatan luar biasa dalam sesi Sprint Race di Sirkuit Mandalika, Indonesia. Ia berhasil finis di posisi terdepan, mengungguli para pesaingnya dengan selisih waktu yang signifikan. Performa ini menjadi bukti ketangguhan dan determinasi Zarco untuk kembali bersaing di level tertinggi.
Namun, euforia Zarco sedikit teredam oleh penalti double long lap yang harus dijalaninya pada balapan utama hari Minggu. Penalti ini dijatuhkan akibat insiden yang terjadi pada balapan sebelumnya. Meskipun demikian, Zarco tampak tidak terlalu terbebani. Ia bahkan melontarkan candaan bahwa penalti tersebut justru bisa membantunya mengatasi masalah tekanan ban.
“Ya, itu adalah ‘Great Sprint’ bagi saya,” ujar Zarco seusai balapan Sprint, merujuk pada performanya yang memukau. “Mengenai penalti double long lap, saya pikir itu mungkin akan membantu saya pada hari Minggu. Mungkin itu akan membantu menaikkan tekanan ban saya!” katanya sambil tertawa, menunjukkan sikap santai namun tetap serius dalam menghadapi tantangan.
Zarco menambahkan bahwa fokus utamanya saat ini adalah memanfaatkan momentum positif dari sesi Sprint. Ia bertekad untuk memberikan penampilan terbaiknya di balapan utama, meskipun harus berjuang ekstra keras dengan adanya penalti. “Kami harus fokus pada balapan utama sekarang. Saya tahu akan sulit dengan penalti itu, tapi saya akan mencoba yang terbaik,” pungkasnya.
