Delapan tahun pasca torehan gemilang 31 medali emas di Asian Games 2018, kontingen Indonesia kini mengalihkan fokusnya pada perhelatan Asian Games 2026 yang akan diselenggarakan di Aichi-Nagoya, Jepang. Target yang dicanangkan untuk edisi mendatang ini adalah empat medali emas.
Pernyataan mengenai target empat emas ini disampaikan oleh Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari, pada Selasa (23/1/2024). “Kita punya target empat emas di Asian Games 2026 di Jepang,” ujar Oktohari.
Perlu diingat, pencapaian 31 emas di Asian Games 2018 yang digelar di Jakarta dan Palembang merupakan raihan terbaik sepanjang sejarah partisipasi Indonesia di ajang multievent terbesar se-Asia tersebut. Angka tersebut bahkan melampaui target awal yang ditetapkan, yaitu 16 emas.
Dalam Asian Games 2018, Indonesia berhasil menduduki peringkat keempat dalam klasemen perolehan medali. Selain 31 emas, kontingen Merah Putih juga berhasil mengumpulkan 24 perak dan 43 perunggu, sehingga totalnya menjadi 98 medali.
Tingginya angka yang diraih pada tahun 2018 tersebut tentu menjadi sebuah tolok ukur yang signifikan. Namun, KOI menyadari bahwa setiap edisi Asian Games memiliki dinamika dan tantangan tersendiri. Oleh karena itu, penentuan target empat emas di Aichi-Nagoya 2026 dinilai sebagai langkah realistis sekaligus strategis untuk terus meningkatkan performa atlet Indonesia di kancah internasional.
Oktohari juga menekankan pentingnya persiapan yang matang untuk mencapai target tersebut. “Target empat emas ini bukan berarti kita tidak ingin lebih, tapi ini adalah target yang realistis berdasarkan evaluasi dan potensi yang ada. Kita akan fokus pada cabang-cabang olahraga yang memiliki peluang besar untuk meraih medali,” jelasnya lebih lanjut.
Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya dijadwalkan akan berlangsung mulai 19 September hingga 4 Oktober 2026. Perhelatan ini diharapkan menjadi momentum bagi Indonesia untuk kembali menunjukkan prestasinya dan terus mencetak sejarah baru di dunia olahraga Asia.
