Saturday, 5 September 2026
BREAKING
POLITIK

Jalan Baru Dicor 12 Jam di Tangerang Dibongkar Ulang Akibat Tak Sesuai Spesifikasi

Oleh Danu Ilham September 5, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Pemerintah Kabupaten Tangerang terpaksa membongkar ulang sebuah ruas jalan yang baru saja selesai dicor, hanya berselang 12 jam setelah pengerjaannya rampung. Keputusan drastis ini diambil karena ditemukan bahwa kualitas pengecoran tidak memenuhi standar spesifikasi yang telah ditetapkan.

Pembongkaran kembali dilakukan di Jalan Raya Sepatan, Kabupaten Tangerang, pada Kamis, 21 Maret 2024. Tindakan ini diambil sebagai respons cepat terhadap laporan yang diterima mengenai kualitas pengerjaan yang dinilai tidak memadai. Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (SDABM) Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, menyatakan bahwa pihaknya tidak akan menoleransi pengerjaan proyek yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Menurut Iwan Firmansyah, tim pengawas proyek menemukan adanya dugaan ketidaksesuaian dalam proses pengecoran. “Kami melakukan pembongkaran kembali karena memang ada indikasi tidak sesuai spesifikasi. Kualitas itu yang kita utamakan,” tegasnya saat dikonfirmasi pada Kamis (21/3/2024).

Ia menambahkan bahwa pembongkaran ini merupakan konsekuensi dari kegagalan kontraktor dalam memenuhi standar yang dipersyaratkan. “Ini merupakan pembelajaran bagi kontraktor yang bersangkutan agar lebih teliti dan bertanggung jawab dalam setiap pengerjaan proyek pemerintah,” ujar Iwan.

Lebih lanjut, Iwan Firmansyah memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang akan menindaklanjuti temuan ini dengan serius. Pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kontraktor pelaksana proyek tersebut. “Kita akan evaluasi kontraktornya. Kalau memang terbukti bersalah, tentu ada sanksi yang akan diberikan sesuai aturan yang berlaku,” ungkapnya.

Proyek perbaikan jalan di Sepatan ini merupakan salah satu dari sejumlah program infrastruktur yang sedang digalakkan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan para pengguna jalan. Namun, insiden ini menunjukkan pentingnya pengawasan ketat dan penegakan standar kualitas dalam setiap tahapan proyek pembangunan.

Iwan juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan adanya kejanggalan atau dugaan pelanggaran dalam proyek pembangunan di wilayah Kabupaten Tangerang. Laporan dari masyarakat dinilai sangat penting sebagai bentuk partisipasi publik dalam mengawal jalannya pembangunan agar berjalan sesuai harapan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp