Sunday, 6 September 2026
BREAKING
BERITA

Jadwal Penerbangan Terganggu Erupsi Krakatau, KAI Malang Siapkan Kereta Tambahan

Oleh Emanuel September 6, 2026 39 minutes lalu 0 komentar

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya, khususnya Stasiun Malang, mengambil langkah antisipasi dengan mengoperasikan kereta api tambahan. Kebijakan ini diambil sebagai respons langsung terhadap perubahan jadwal penerbangan yang disebabkan oleh erupsi Gunung Anak Krakatau.

Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menjelaskan bahwa penambahan armada kereta api ini bertujuan untuk memberikan alternatif transportasi bagi penumpang yang terdampak pembatalan atau perubahan jadwal penerbangan. “Kami melihat ada potensi lonjakan penumpang yang beralih menggunakan kereta api akibat gangguan penerbangan,” ujar Luqman dalam keterangan resminya.

Kereta tambahan yang dioperasikan dari Stasiun Malang ini akan melayani rute-rute yang banyak diminati dan memiliki keterkaitan dengan tujuan penerbangan yang terganggu. Meskipun rincian jadwal dan jenis kereta api tambahan belum diumumkan secara spesifik, KAI memastikan kesiapan operasional untuk mengakomodasi peningkatan volume penumpang. Fokus utama adalah memastikan kelancaran perjalanan penumpang yang memilih moda transportasi kereta api.

Erupsi Gunung Anak Krakatau diketahui telah menimbulkan dampak signifikan terhadap operasional penerbangan di beberapa bandara. Debu vulkanik yang terlontar ke atmosfer dapat membahayakan mesin pesawat dan mengganggu visibilitas pilot, sehingga banyak maskapai terpaksa melakukan penyesuaian jadwal atau bahkan pembatalan penerbangan. Kondisi ini mendorong penumpang untuk mencari opsi transportasi darat yang lebih andal.

KAI Daop 8 Surabaya mengimbau kepada masyarakat yang berencana melakukan perjalanan untuk selalu memantau informasi resmi dari KAI terkait ketersediaan tiket dan jadwal kereta api tambahan. Kesiapan ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk terus memberikan layanan terbaik, terutama dalam situasi tak terduga yang memengaruhi mobilitas masyarakat. Penambahan kereta ini diharapkan dapat membantu meminimalisir ketidaknyamanan yang dialami oleh para penumpang yang sebelumnya mengandalkan transportasi udara.

Bagikan: Facebook X WhatsApp