{
“title”: “Manajer Ipswich Town Pertanyakan Aturan Handball Usai Gol Bunuh Diri Greaves Berbau Kontroversi”,
“content”: “
Manajer Ipswich Town, Gary O’Neil, melayangkan kritik tajam terhadap aturan permainan handball menyusul insiden yang berujung pada gol bunuh diri Jacob Greaves saat timnya berhadapan dengan Manchester United. O’Neil menilai ada celah dalam regulasi yang memungkinkan handball Harry Maguire tidak dianggap sebagai pelanggaran, padahal menurutnya itu adalah sebuah kesalahan yang jelas.
Insiden tersebut terjadi pada menit ke-32 pertandingan di Old Trafford. Harry Maguire terlihat menyentuh bola dengan tangannya yang terangkat, namun wasit tidak meniup peluit tanda pelanggaran. Bola kemudian memantul dan mengenai pemain bertahan Ipswich, Jacob Greaves, yang berujung pada gol bunuh diri. Keputusan ini sontak memicu perdebatan dan kekecewaan dari kubu Ipswich.
Gary O’Neil secara tegas menyatakan ketidakpuasannya terhadap interpretasi aturan handball yang diterapkan. “Saya pikir Anda harus melihatnya di televisi. Itu adalah handball yang jelas,” ujar O’Neil dengan nada kesal. Ia menambahkan bahwa bagi dirinya, gol tersebut terasa tidak sah karena berasal dari pelanggaran yang seharusnya dihukum. “Itu tidak terasa seperti gol,” keluh O’Neil.
Lebih lanjut, O’Neil mengutarakan bahwa situasi tersebut menyoroti adanya kelemahan dalam penerapan aturan handball yang berlaku saat ini. Ia merasa ada ketidakadilan ketika sebuah handball yang terang-terangan justru lolos dari hukuman dan berakibat pada terciptanya gol. “Pertanyaannya adalah, ‘Apakah itu hukumnya?’ Saya tidak tahu. Tapi itu tidak terasa seperti hukum yang tepat,” tegasnya.
Meskipun mengakui bahwa gol tersebut tercatat sebagai gol bunuh diri Jacob Greaves, O’Neil tetap berpegang pada argumennya bahwa handball Maguire adalah titik awal dari kejadian tersebut. Ia merasa frustrasi melihat timnya harus menanggung akibat dari sebuah keputusan yang dinilainya keliru. “Itu adalah handball yang jelas. Saya tidak tahu apakah ada celah di sana, tapi itu tidak terasa benar,” pungkasnya.
“
}
