Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant, secara terbuka mengakui adanya rencana untuk memindahkan warga Palestina dari Jalur Gaza. Langkah ini, menurut pengakuannya, tengah diupayakan dengan menggandeng dukungan dari Amerika Serikat, khususnya Presiden Donald Trump.
Pengakuan ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran internasional mengenai nasib warga Gaza yang semakin terjepit akibat konflik yang berkepanjangan. Rencana pengusiran ini, jika terealisasi, akan menjadi pukulan telak bagi upaya perdamaian dan hak asasi manusia di wilayah tersebut.
Gallant menyatakan bahwa Israel tengah menjajaki berbagai opsi untuk memindahkan penduduk Gaza, dan Amerika Serikat, di bawah kepemimpinan Donald Trump, menjadi salah satu mitra strategis yang diharapkan dapat memberikan restu dan dukungan penuh terhadap rencana kontroversial ini. Pernyataan ini mengindikasikan adanya lobi intensif yang dilakukan oleh pihak Israel untuk mengamankan dukungan politik dari sekutu utamanya.
Lebih lanjut, Gallant menekankan bahwa diskusi mengenai pemindahan penduduk Gaza ini telah berlangsung di berbagai tingkatan, termasuk dengan para pejabat tinggi di Washington. Fokus utama Israel adalah bagaimana merealisasikan rencana ini dengan dukungan internasional yang memadai, terutama dari negara-negara yang memiliki pengaruh besar dalam dinamika politik global.
Namun, rencana ini sontak menuai kecaman keras dari berbagai pihak. Organisasi hak asasi manusia dan komunitas internasional mendesak Israel untuk menghentikan segala upaya yang dapat mengarah pada pengusiran paksa warga Palestina. Mereka mengingatkan bahwa tindakan semacam itu dapat melanggar hukum internasional dan berpotensi memperburuk krisis kemanusiaan yang sudah terjadi di Gaza.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Amerika Serikat terkait klaim Israel mengenai dukungan Donald Trump terhadap rencana pemindahan warga Gaza. Namun, pengakuan dari Menteri Pertahanan Israel ini semakin menambah ketegangan dan kekhawatiran akan eskalasi konflik di wilayah tersebut.
