Sunday, 9 August 2026
BREAKING
BERITA

Inovasi Kelor: Daun Sakti Pemberantas Mikroplastik dalam Air Minum di Indonesia

Oleh Emanuel August 9, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Sebuah terobosan ilmiah yang berpotensi besar bagi kesehatan masyarakat Indonesia telah diungkap melalui penelitian terbaru. Pohon kelor, yang dikenal luas khasiatnya, kini terbukti memiliki kemampuan luar biasa dalam menghilangkan mikroplastik dari air minum. Temuan ini membuka harapan baru dalam mengatasi ancaman polusi plastik yang semakin mengkhawatirkan di berbagai wilayah tanah air.

Dalam sebuah studi yang dipublikasikan pada jurnal bergengsi, para peneliti dari Universitas Brawijaya Malang, bekerja sama dengan tim dari Newcastle University, Inggris, berhasil mendemonstrasikan efektivitas daun kelor dalam proses penjernihan air. Keberhasilan ini merupakan hasil dari kolaborasi yang kuat, didukung oleh pendanaan dari Indonesian Institute of Sciences (LIPI) dan Newton Fund.

Penelitian ini secara spesifik menguji kemampuan serbuk daun kelor, yang diolah dari tanaman asli Indonesia, untuk menyerap partikel mikroplastik. Hasilnya sangat memuaskan. Serbuk daun kelor terbukti mampu menghilangkan hingga 99% partikel mikroplastik, bahkan yang berukuran sangat kecil, dari sampel air yang digunakan dalam eksperimen. Proses penyaringan ini terjadi berkat struktur unik dari daun kelor yang memiliki kemampuan mengikat dan mengendapkan partikel-partikel asing tersebut.

Dr. Connie Kalangi, salah satu peneliti utama dari Universitas Brawijaya, menjelaskan bahwa penelitian ini didasari oleh keprihatinan terhadap tingginya tingkat polusi mikroplastik di Indonesia. “Kita tahu, Indonesia adalah negara dengan jumlah sampah plastik terbesar kedua di dunia. Dan sampah plastik ini terurai menjadi mikroplastik yang sangat berbahaya bagi kesehatan,” ujarnya dalam sebuah pernyataan. Beliau menambahkan bahwa mikroplastik dapat dengan mudah masuk ke dalam tubuh manusia melalui air minum dan makanan, menimbulkan berbagai risiko kesehatan jangka panjang.

Lebih lanjut, Dr. Kalangi merinci bahwa penelitian ini menggunakan metode spektroskopi inframerah untuk menganalisis sampel air sebelum dan sesudah perlakuan menggunakan serbuk daun kelor. Hasil analisis menunjukkan penurunan drastis jumlah mikroplastik, termasuk jenis polietilen, polipropilen, dan polistirena. “Kami menggunakan tiga jenis plastik yang sering ditemukan, dan semuanya berhasil dihilangkan oleh daun kelor,” tegasnya. Keunggulan lain dari metode ini adalah sifatnya yang ramah lingkungan dan terjangkau, menjadikannya solusi potensial untuk skala rumah tangga maupun industri kecil.

Temuan ini sangat relevan mengingat Indonesia merupakan salah satu negara yang paling rentan terhadap dampak polusi plastik. Mikroplastik telah terdeteksi di berbagai sumber air, termasuk air minum kemasan dan air keran. Dengan adanya inovasi berbasis kelor ini, diharapkan masyarakat Indonesia dapat memiliki akses yang lebih aman terhadap air bersih, bebas dari ancaman mikroplastik yang tak terlihat.

Bagikan: Facebook X WhatsApp