Tuesday, 1 September 2026
BREAKING
BERITA

Indonesia, AS, dan Sekutu Latihan Militer Gabungan di Bandung

Oleh Emanuel September 1, 2026 58 minutes lalu 0 komentar

Indonesia menjadi tuan rumah latihan militer gabungan berskala internasional yang melibatkan Amerika Serikat serta sejumlah negara lainnya. Kegiatan ini berlangsung di Bandung, Jawa Barat, menandai komitmen bersama untuk meningkatkan interoperabilitas dan kapabilitas pertahanan regional.

Latihan yang diberi nama “Super Garuda Shield” ini secara resmi dibuka pada hari Senin, 1 Agustus 2022, di Pusat Pendidikan Kavaleri (Pusdikav) Komando Daerah Militer (Kodam) III Siliwangi, Bandung. Acara pembukaan ini dihadiri oleh perwakilan dari negara-negara peserta, termasuk Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Sung Kim.

Dalam sambutannya, Duta Besar Sung Kim menyampaikan apresiasinya terhadap kepemimpinan Indonesia dalam menyelenggarakan latihan ini. “Saya sangat bangga menjadi bagian dari pembukaan Super Garuda Shield, sebuah latihan penting yang memperkuat kemitraan kami dengan Indonesia dan negara-negara lain di kawasan Indo-Pasifik,” ujar Sung Kim. Ia menambahkan bahwa latihan ini merupakan kesempatan berharga untuk membangun kepercayaan, meningkatkan kemampuan taktis, dan memperdalam pemahaman budaya antar tentara dari berbagai negara.

Super Garuda Shield 2022 dirancang untuk menguji dan meningkatkan kemampuan militer dalam berbagai skenario, mulai dari operasi darat, laut, hingga udara. Latihan ini melibatkan ribuan personel dari berbagai matra, menunjukkan skala dan kompleksitasnya. Fokus utama latihan ini adalah pada kesiapan tempur, respons terhadap krisis, dan upaya pemeliharaan perdamaian.

Partisipasi berbagai negara dalam Super Garuda Shield 2022 mencakup, namun tidak terbatas pada, Amerika Serikat, Indonesia, Australia, Jepang, dan Singapura. Keikutsertaan mereka menegaskan pentingnya kerja sama pertahanan multilateral dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks di kawasan Indo-Pasifik. Latihan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan diplomatik dan militer antar negara peserta, sekaligus meningkatkan stabilitas regional.

Bagikan: Facebook X WhatsApp