Wednesday, 12 August 2026
BREAKING
POLITIK

Harimau Sumatra Dievakuasi Setelah Memangsa Ternak Warga di Bengkulu

Oleh Danu Ilham August 12, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Seekor Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae) berhasil dievakuasi oleh tim gabungan setelah hewan langka tersebut tertangkap dalam kandang jebak. Evakuasi ini dilakukan setelah harimau tersebut teridentifikasi memangsa sejumlah ternak milik warga.

Peristiwa ini terjadi di wilayah Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu. Tim gabungan yang terdiri dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu, TNI, Polri, dan masyarakat setempat, bekerja sama untuk mengamankan harimau tersebut.

Harimau dewasa itu, yang diperkirakan berjenis kelamin jantan, ditemukan dalam kondisi sehat meskipun sempat membuat resah warga akibat memangsa hewan ternak mereka. Petugas berhasil mengevakuasi harimau tersebut pada Rabu, 10 Januari 2024, sekitar pukul 08.00 WIB.

Kepala BKSDA Bengkulu, Donal Hutasoit, menjelaskan bahwa penangkapan harimau ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara berbagai pihak. “Penangkapan ini adalah hasil kerja sama yang baik antara BKSDA, TNI, Polri, dan masyarakat yang peduli terhadap kelestarian satwa liar,” ujar Donal.

Sebelumnya, warga di Desa Talang Dantuk, Kecamatan Luhak Lalang, Kabupaten Kaur, melaporkan kehilangan sejumlah hewan ternak seperti kambing. Kecurigaan langsung tertuju pada harimau sumatra yang diduga telah masuk ke pemukiman warga.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan segera memasang kandang jebak. Upaya ini membuahkan hasil ketika harimau sumatra yang dicurigai berhasil masuk ke dalam kandang jebak pada Selasa, 9 Januari 2024.

Setelah berhasil tertangkap, tim medis dari BKSDA Bengkulu segera melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap harimau tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan, harimau itu dalam kondisi baik dan tidak menunjukkan luka.

Selanjutnya, harimau sumatra tersebut akan direlokasi ke habitat yang lebih aman dan jauh dari permukiman warga. Langkah ini diambil untuk mencegah konflik antara manusia dan satwa liar di masa mendatang, serta untuk memastikan kelangsungan hidup spesies yang terancam punah ini.

Bagikan: Facebook X WhatsApp